Gulen: Erdogan Mengarah ke Otoritarianisme
Pemimpin gerakan Hizmet Turki, mengecam putusan pengadilan pidana Istanbul yang mengeluarkan surat perintah penangkapannya atas tuduhan merancang kudeta terhadap pemerintah Turki.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (5/8/2016), Fethullah Gulen mengatakan sistem pengadilan Turki tidak punya independensi peradilan dan perintah ini merupakan contoh lain dari perjalanan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke arah otoritarianisme dan jauh dari demokrasi.
Gulen kembali membantah segala bentuk keterlibatannya dalam rencana kudeta di Turki.
Sebuah pengadilan di Istanbul pada hari Kamis mengeluarkan surat perintah penangkapan Gulen atas tuduhan terlibat dalam upaya kudeta di Turki pada 15 Juli.
Sebelum ini, pemerintah Turki telah menutup seluruh sekolah dan pusat kegiatan agama yang berafiliasi dengan Gulen.
Turki pada hari Rabu untuk kedua kalinya mendesak Amerika Serikat mengekstradisi Gulen. Washington sebelumnya meminta Ankara untuk menyerahkan dokumen, yang dapat membuktikan tuduhan para pejabat Turki. (RM)