Asosiasi Pengacara Pakistan Umumkan Tiga Hari Berkabung
Menyusul ledakan mematikan yang terjadi di pusat Negara Bagian Baluchistan, Pakistan, para pengacara negara itu mengumumkan tiga hari berkabung.
Stasiun televisi Sahar, IRIB World Sevice (8/8) melaporkan, asosiasi pengacara Pakistan mengumumkan, menyusul ledakan teror, Senin (8/8) di kota Quetta yang menewaskan sejumlah banyak pengacara, para pengacara Pakistan melakukan mogok kerja selama tiga hari.
Asosiasi pengacara Pakistan juga menuduh pemerintah Islamabad tidak mampu menghadapi serangan-serangan Taliban dan gagal mewujudkan perdamaian serta stabilitas di negara itu.
"Pemerintah Pakistan harus menjaga keamanan masyarakat," tegasnya.
Sejumlah pengacara dan dua wartawan termasuk di antara korban tewas dan sebagian dari korban luka kondisinya kritis.
Ketika serangan teror terjadi, sejumlah banyak pengacara Quetta yang memprotes tewasnya salah satu rekan mereka, berdemonstrasi di depan rumah sakit.
Pada Senin (8/8) pagi kelompok bersenjata tak dikenal meneror Ketua Asosiasi Pengacara Baluchistan bernama Bilal Kasi.
Hingga kini belum ada kelompok atau individu yang mengaku bertanggung jawab atas serangan teror tersebut. (HS)