Rusia: Perdamaian AS Berarti Memerangi Negara yang Tidak Mengancam Washington
-
Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia
Pars Today - Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia, merujuk pada serangan militer AS terhadap Venezuela, mengatakan, "Operasi ini membuktikan bahwa setiap negara harus memperkuat angkatan bersenjatanya."
Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia mengatakan pada hari Sabtu (03/01/2026) menanggapi agresi militer AS terhadap Venezuela, "Tindakan Washington di Caracas ini membuktikan bahwa setiap negara harus meningkatkan kekuatan militer dan angkatan bersenjatanya dan tidak membiarkan "orang kaya yang kurang ajar" menentukan nasib negara dengan mengganti rezim."
Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia menekankan bahwa serangan militer AS dilakukan terhadap negara merdeka yang tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika Serikat, dan inilah yang disebut AS sebagai perdamaian.
Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia mencatat bahwa di Eropa yang disebut demokratis, hampir tidak ada tanggapan sama sekali tentang apa yang terjadi di Venezuela.
Kesimpulannya, Medvedev, dengan nada sarkastik, menggambarkan tindakan AS di Venezuela sebagai langkah brilian lainnya dalam perjalanan menuju penerimaan Hadiah Nobel Perdamaian oleh Presiden AS Donald Trump.(sl)