Analis Rusia: Kekuatan Iran Akan Melawan Amerika
-
Alexei Yaroshenko, Kepala Pusat Proses Politik Rusia
Pars Today - Kepala Pusat Proses Politik Rusia menganggap para perusuh sebagai aktivis yang, atas hasutan Amerika, melanggar hukum dan menimbulkan ancaman terhadap kedaulatan Iran secara keseluruhan.
Alexei Yaroshenko, Kepala Pusat Proses Politik Rusia mengatakan tentang ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran guna mendukung para perusuh, "Saya yakin bahwa rakyat Iran akan melawan klaim Amerika dengan menentang ancaman Washington dan menunjukkan solidaritas bersama kekuatan militer mereka."
Menurut laporan IRNA, Alexey Yaroshenko menambahkan, "Pertama, saya menyatakan dukungan saya kepada warga negara dan patriot Iran yang terhormat. Saya yakin bahwa mereka merupakan mayoritas penduduk negara ini dan para perusuh adalah aktivis yang, atas hasutan Amerika, mengorganisir pembantaian dan melanggar hukum untuk menghancurkan stabilitas negara dan menimbulkan ancaman terhadap kedaulatan Iran secara keseluruhan.
Para perusuh adalah pengkhianat Iran
Ia menyatakan, "Saya mengutuk tindakan para perusuh di Iran dan saya yakin mereka akan dihukum secara adil, karena mereka adalah pengkhianat negara."
Kepala Pusat Proses Politik Khusus Rusia menyatakan, "Para perusuh bermaksud mengambil langkah-langkah dengan dukungan kekuatan asing sebagai musuh terbuka Iran untuk menghancurkan negara ini dan menghancurkan kehidupan dan keamanan warga negara Iran yang terhormat, yang merupakan mayoritas penduduk negara ini.
Amerika Serikat dan Israel adalah kaki tangan teroris
Yaroshenko mencatat, "Tidak diragukan lagi bahwa Amerika Serikat dan Israel adalah kaki tangan dalam serangan teroris dan pembantaian yang terjadi di Iran dalam beberapa hari terakhir."
Amerika Serikat menginginkan revolusi warna
Analis Rusia itu menyatakan, "Di seluruh dunia, di negara-negara Islam dan non-Islam, kita telah melihat bagaimana Amerika Serikat merencanakan revolusi warna, inilah yang mereka cari di Iran."
Ia menyatakan, "Semua yang terjadi di Iran mengikuti prinsip, hukum, dan algoritma revolusi warna. Kita telah melihat bagaimana Amerika di banyak negara, saya ulangi, baik negara Islam maupun non-Islam, telah mempersiapkan dan kemudian melaksanakan penggulingan pemerintahan ilegal ini."
AS ingin menjarah Iran, bukan meningkatkan kehidupan rakyatnya
Yaroshenko melanjutkan, "Amerika Serikat mengambil semua tindakan ini untuk menghancurkan pemerintah Iran dan, tentu saja, untuk menjarah negara ini, dan bukan untuk meningkatkan taraf dan kualitas hidup rakyat Iran. Mereka tidak tertarik pada masalah ini."
Ia menambahkan, "Menuduh Iran menginjak-injak hak dan kebebasan rakyat sebenarnya adalah kedok untuk melenyapkan pemerintah negara ini, yang tidak setuju dengan kebijakan imperialis Amerika Serikat, karena Iran telah secara terbuka menyatakan sikap anti-Amerika selama beberapa dekade dan telah secara terbuka berbicara tentang kejahatan negara teroris Amerika Serikat."
Amerika, transisi dari negara adidaya menjadi sponsor terorisme
Analis Rusia itu mencatat, "Amerika saat ini, dari negara adidaya yang dulunya berkembang pesat, telah berubah menjadi sponsor terorisme yang sebenarnya. Inilah yang perlu kita pahami. Mengapa Iran tidak lagi dapat ditoleransi oleh pemerintah AS? Saya ulangi, ini bukan tentang demokrasi, kebebasan berbicara, atau hak asasi manusia."
Ia melanjutkan, "Di lembaga pemikir Gedung Putih, tidak satu pun dari hal-hal ini diperhitungkan, tetapi ada alasan lain. Iran memiliki cadangan minyak yang signifikan, dan kita melihat apa yang dilakukan Amerika terhadap negara-negara yang memiliki minyak."(sl)