Peningkatan Tarif Mitra Dagang Iran dan Perang Dagang Baru AS-Tiongkok
https://parstoday.ir/id/news/world-i184186-peningkatan_tarif_mitra_dagang_iran_dan_perang_dagang_baru_as_tiongkok
Pars Today - Seorang ahli dan profesor di sebuah universitas di Tiongkok memperingatkan bahwa setelah ancaman tarif Donald Trump terhadap mitra dagang Iran, tindakan ini dapat memicu perang dagang antara Washington dan Beijing.
(last modified 2026-01-16T03:57:17+00:00 )
Jan 16, 2026 10:56 Asia/Jakarta
  • Perang dagang Amerika dan Tiongkok
    Perang dagang Amerika dan Tiongkok

Pars Today - Seorang ahli dan profesor di sebuah universitas di Tiongkok memperingatkan bahwa setelah ancaman tarif Donald Trump terhadap mitra dagang Iran, tindakan ini dapat memicu perang dagang antara Washington dan Beijing.

John Gong, profesor di Universitas Ekonomi Internasional Beijing, memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan jaringan berita TRT Turki tentang konsekuensi ancaman tarif pemerintahan Trump terhadap negara-negara yang bekerja sama dengan Iran, dengan mengatakan, "Tindakan Washington ini dapat menyebabkan terjadinya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok."

Merujuk pada penurunan ekspor maritim Tiongkok ke Amerika Serikat dalam 9 bulan terakhir, Gong menambahkan, Surplus perdagangan negara ini telah mencapai rekor $1,2 triliun pada tahun 2025, meskipun ada tarif.

Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengumumkan bahwa negara mana pun yang berbisnis dengan Iran akan dikenakan tarif 25%.

Kedutaan Besar Tiongkok di AS kemudian mengeluarkan pernyataan yang menentang ancaman tarif apa pun oleh Presiden AS Donald Trump terhadap negara-negara yang berbisnis dengan Iran.

Sikap baru Beijing ini muncul ketika Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning, mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin sebagai tanggapan terhadap ancaman Trump terhadap Iran, "Beijing menentang campur tangan dalam urusan internal negara lain dan penggunaan kekerasan atau ancaman dalam hubungan internasional."

Mao Ning menambahkan, "Kami percaya bahwa kedaulatan dan keamanan semua negara harus sepenuhnya dilindungi dengan bantuan hukum internasional."

Diplomat Tiongkok ini menekankan bahwa kami menyerukan kepada semua pihak untuk melakukan upaya yang lebih besar untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Asia Barat.

Mao Ning mengatakan bahwa Beijing memantau dengan cermat situasi di Iran dan menambahkan, "Kami yakin bahwa Tehran akan mengatasi kesulitan dan stabilitas negara ini akan terjaga."(sl)