Nama Ilmuwan Besar Mana yang Muncul dalam Kasus Epstein?
-
Stephen Hawking dan Jeffrey Epstein
ParsToday - Ilmu pengetahuan selalu terkait dengan nama-nama yang memperluas batas pengetahuan manusia. Ilmuwan dan pemikir yang diharapkan dapat mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk ditinggali. Namun, kasus kebobrokan moral dan anti-kemanusiaan Jeffrey Epstein, miliarder yang terhubung dengan lingkaran lobi Zionis, mengungkap realitas mengerikan.
Menurut laporan FNA, kasus kontroversial Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual AS, dikaitkan dengan nama-nama tokoh ilmiah terkemuka. Dokumen pengadilan federal dan daftar penerbangan yang disebut "Lolita Express" menunjukkan keterkaitan beberapa tokoh terkenal dari universitas seperti Harvard dan MIT dengan kasus ini. Berikut adalah beberapa tokoh ilmiah terkenal yang diketahui hadir di pulau Epstein:
Marvin Minsky, Bapak Kecerdasan Buatan
Mungkin nama Marvin Minsky, bapak ilmu kecerdasan buatan dan salah satu pendiri Laboratorium Kecerdasan Buatan MIT, adalah nama paling mengejutkan dalam daftar ini. Minsky, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu pemikir terkemuka abad ini, muncul dalam kasus ini, dan tuduhan terhadapnya melampaui apa yang dapat disembunyikan oleh pendukungnya.
Berbeda dengan orang lain yang mungkin mengklaim tidak mengetahui, nama Minsky secara langsung disebut dalam pernyataan korban sebagai kaki tangan. Virginia Giuffre, salah satu korban utama jaringan perdagangan seks Epstein, dalam pernyataan mengerikan mengungkapkan bahwa atas perintah Epstein dan Ghislaine Maxwell, ia dipaksa melakukan hubungan seksual dengan Minsky dan dilecehkan.
Bayangkan! Seorang pria yang dipuja dunia karena usahanya menciptakan kecerdasan buatan, dituduh menyalahgunakan jiwa dan tubuh seorang gadis muda. Meskipun Minsky meninggal pada tahun 2016 dan lolos dari pengadilan, noda pada namanya tidak akan pernah terhapus dari sejarah sains. Dia adalah simbol dari apa yang umum di Silicon Valley dan lingkaran akademis Barat.
Joi Ito, Penjahat Lain dari Dunia Sains
Jika Minsky dianggap sebagai simbol korupsi individual, Joi Ito, mantan direktur Media Lab MIT, mewakili kebejatan moral sistematis dan administratif. Dia, yang dianggap sebagai salah satu tokoh paling kuat di dunia teknologi, adalah koordinator pendanaan penelitian besar-besaran.
Setelah menjalin hubungan persahabatan dengan Epstein dan dengan motivasi menerima bantuan keuangan serta hubungan ambigu yang berdasarkan pemerasan antara Epstein dengan dia dan kelompoknya, Ito memperkenalkan Epstein sebagai pendukung ilmiah ke MIT, dan Epstein menggunakan posisi ini sebagai jembatan untuk menarik tokoh-tokoh ilmiah terkemuka ke pulaunya. Ito dengan bangga membawa Epstein ke laboratorium dan membiarkannya menggunakan kredibilitas MIT untuk membeli reputasi dan kredibilitas bagi dirinya sendiri.
Martin Nowak, Profesor Matematika dan Biologi Terkemuka
Di Universitas Harvard, kondisinya tidak lebih baik daripada MIT. Martin Nowak, profesor matematika dan biologi evolusioner terkemuka, adalah orang yang menggelar karpet merah untuk Epstein. Nowak memainkan peran penting dalam membersihkan citra Epstein. Dia memiliki hubungan luas dengan Epstein dan, sebagai imbalan atas bantuan keuangan dan hal-hal lain yang tidak jelas, memberikan banyak hak istimewa kepada Epstein.
Nowak secara resmi menerima jutaan dolar bantuan keuangan dari Epstein untuk mengelola Pusat Dinamika Evolusioner. Namun apa yang dia berikan sebagai gantinya? Dia memberikan Epstein sebuah kantor di Universitas Harvard!
Ya, seorang pelaku kejahatan seks terdaftar memiliki kartu akses dan kantor di salah satu universitas paling bergengsi di dunia untuk datang dan pergi kapan pun dia mau. Nowak memungkinkan Epstein untuk memperkenalkan dirinya sebagai pendukung ilmiah dan menggunakan koneksi Harvard untuk memajukan tujuannya sendiri dan membangun jembatan dengan ilmuwan dan peneliti lain.
Foto-Foto Terungkap! Stephen Hawking
Kemunculan nama Stephen Hawking dalam daftar Epstein melukai hati banyak penggemar sains.
Awalnya, ini sulit dipercaya, sampai publikasi foto-foto yang menunjukkan kehadiran Hawking, seseorang yang tidak percaya pada Tuhan, di pulau pribadi itu, mengejutkan semua orang dan media. Mengapa fisikawan paling terkenal di dunia harus hadir di pulau pribadi seorang pria yang rumor tentang penyimpangan moralnya sudah menjadi buah bibir?
Masalah di sini melampaui kasus kriminal biasa. Jaringan koneksi Epstein jelas lebih luas dari nama-nama ini, dan fakta bahwa bahkan tokoh dengan keterbatasan fisik seperti Stephen Hawking juga muncul dalam kasus ini menunjukkan kedalaman infiltrasi jaringan Epstein ke dalam struktur ilmiah Amerika, dan pertanyaan yang muncul adalah: apa yang diperas Epstein dari ilmuwan terkenal dan ateis ini?
Lawrence Krauss
Lawrence Krauss, fisikawan terkenal yang sering mengunjungi pulau pribadi Epstein, juga hadir dalam daftar ini.
Nama Krauss tercatat sebagai seorang individu yang dituduh melakukan pelecehan anak. Pertanyaan yang belum terjawab tentang alasan dukungan kuat dan berkelanjutan Krauss terhadap Epstein kini telah terjawab dengan gambar dan video yang direkam dari rumah dan kantor Epstein.
Steven Pinker, Psikolog Terkenal Amerika
Dan jangan lupakan Steven Pinker, psikolog kognitif Harvard. Dia dianggap sebagai klien dan teman Epstein.
Dokumen menunjukkan bahwa Epstein mengirim tim hukumnya kepada Pinker untuk meminta nasihat tentang interpretasi kata-kata dalam undang-undang federal (untuk menghindari hukum pendaftaran pelaku kejahatan seks). Pinker mengklaim bahwa dia hanya memberikan pendapat ahli linguistik, tidak lebih!
Kata Penutup: Tirai yang Memalukan
Daftar panjang yang memalukan ini mengungkap realitas pahit. Ilmuwan-ilmuwan yang tampaknya dermawan dan pendiri sistem sains dan teknologi Amerika dalam beberapa dekade terakhir, yang prestasi ilmiah cemerlang mereka berulang kali dijatuhkan kepada warga sipil di Asia Barat, Afrika, dan Amerika Selatan, di balik wajah ilmiah mereka yang bersinar, tidak ragu untuk berkolaborasi dalam kejahatan kemanusiaan.
Menarik untuk diketahui bahwa Jeffrey Epstein memiliki ketertarikan aneh pada teori eugenika. Dia berniat untuk memperbanyak keturunannya dengan membuahi wanita di peternakannya di New Mexico dan pulau terkenal itu. Yang lebih mengerikan adalah bahwa dia membagikan ide-ide gila dan anti-kemanusiaan ini dengan ilmuwan-ilmuwan ini, dan alih-alih menjauh darinya dengan jijik, mereka mengangguk dan membantunya dalam menjalankan rencana jahatnya.(sl)