Anggota Parlemen Eropa: Kami Membayar Harga untuk Perang AS dengan Iran
-
Uni Eropa
Pars Today - Anggota Parlemen Eropa dari partai Rassemblement National (Jaringan Nasional) Prancis mengakui bahwa warga Eropa saat ini membayar harga untuk perang yang dimulai oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita Fars, Uni Eropa telah menyatakan bahwa warga Eropa menanggung biaya yang timbul akibat agresi militer Amerika Serikat terhadap Iran.
Thierry Mariani, anggota Parlemen Eropa dari partai sayap kanan “Rassemblement National” Prancis, menegaskan, “Warga Eropa membayar harga atas ketegangan ini dalam bentuk peningkatan biaya energi dan ketidakstabilan ekonomi, dan opini publik di Eropa memiliki pandangan kritis terhadap kelanjutan konflik ini.”
Mariani menekankan, “Warga biasa Eropa membayar harga yang sangat nyata: ketidakstabilan harga minyak, kemacetan di jalur laut, dan peningkatan biaya energi. Ketika konflik di Asia Barat menyebabkan harga bensin meningkat di Warsawa, Lyon, atau Lisbon, pemerintah Eropa bertanggung jawab kepada rakyat mereka.”
Sementara itu, Robert Steiger, ekonom senior dan kepala bagian penelitian ekonomi dan statistik Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), memperingatkan bahwa jika harga energi tetap tinggi karena perang di Asia Barat, Uni Eropa akan menjadi wilayah yang paling rentan, yang akan menyebabkan penurunan tajam dalam volume perdagangan dan produk domestik bruto (PDB) Uni tersebut.
Financial Times juga melaporkan bahwa Komisi Eropa telah meminta negara-negara Uni Eropa untuk mengurangi penyimpanan gas alam karena perang terhadap Iran. Hal ini terjadi sementara harga gas di Eropa telah mengalami peningkatan lebih dari 30 persen setelah tanggapan tegas Tehran terhadap agresi rezim Zionis Israel terhadap fasilitas gas Iran.(sl)