Reaksi Eropa terhadap Ancaman Perang terhadap Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i187822-reaksi_eropa_terhadap_ancaman_perang_terhadap_iran
Pars Today - Menteri Angkatan Bersenjata Prancis mengatakan bahwa agresi militer Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran “bukan perang kami”.
(last modified 2026-03-28T02:28:26+00:00 )
Mar 28, 2026 09:25 Asia/Jakarta
  • Catherine Wetteren, Menteri Angkatan Bersenjata Prancis
    Catherine Wetteren, Menteri Angkatan Bersenjata Prancis

Pars Today - Menteri Angkatan Bersenjata Prancis mengatakan bahwa agresi militer Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran “bukan perang kami”.

Keengganan Eropa untuk berpartisipasi dalam perang Washington terhadap Iran terus berlanjut.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Catherine Wetteren, Menteri Angkatan Bersenjata Prancis menyatakan bahwa serangan militer Washington dan Tel Aviv terhadap Iran “bukan perang kami”, dan menambahkan, “Ketika kita berbicara tentang Selat Hormuz di pagi, siang, dan malam, itu karena 20 persen lalu lintas maritim global terjadi di selat ini. Konsekuensi (penutupan) itu akan memengaruhi tidak hanya negara-negara Barat, tetapi juga Jepang dan India.”

Pejabat Prancis ini menekankan, “Banyak negara yang khawatir. Oleh karena itu, penting untuk menemukan solusi untuk itu.”

Italia: Perang di Asia Barat Punya Konsekuensi Serius

Sementara itu, Antonio Tajani, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Italia, juga menulis di jaringan sosial X pada hari Jumat (27/03/2026), “Roma menyerukan penghentian krisis di Timur Tengah dalam pertemuan para menteri luar negeri G7 di Paris. Perang yang tidak hanya menyebabkan ketidakstabilan di seluruh kawasan, tetapi juga memiliki konsekuensi serius bagi ekonomi kita.”

Jerman: Perang AS dan Israel Tidak akan Berhasil

Di sisi lain, Kanselir Jerman Friedrich Merz mempertanyakan agresi Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran dan mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak akan berhasil.

Merz pada hari Jumat (27/3) menegaskan, "Saya tidak yakin bahwa apa yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat sekarang akan berhasil.”

Ia mencatat bahwa orang Amerika dan Israel “semakin dalam terlibat dalam konflik ini setiap hari”.(sl)