Grossi Minta Verifikasi Program Damai Nuklir Iran
-
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi
Pars Today - Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) meminta agar dalam setiap kesepakatan potensial, mekanisme verifikasi program nuklir Iran disertakan.
Melaporkan dari kantor berita Associated Press, IRNA pada Rabu, 15 April 2026, Rafael Grossi menyatakan bahwa dalam setiap kesepakatan potensial dengan Amerika Serikat, tindakan dan mekanisme yang rinci dan mendetail untuk memverifikasi aktivitas nuklir Iran harus dimasukkan.
Grossi sebelumnya juga berkomentar tentang penghentian pengayaan uranium Iran, dan menyatakan bahwa durasi penghentian tersebut dalam negosiasi dengan AS adalah keputusan politik.
Sejumlah media mengklaim bahwa Trump mengusulkan penghentian aktivitas nuklir Iran selama 20 tahun, sementara Iran hanya bersedia menghentikan aktivitas nuklirnya selama 5 tahun. Namun, klaim tersebut sama sekali tidak dikonfirmasi oleh pejabat resmi mana pun.
Dalam wawancara dengan harian The Economist, Grossi sekali lagi, tanpa mengutuk serangan agresif dan kriminal AS serta rezim Zionis terhadap fasilitas nuklir di Iran, menyatakan, "Tehran harus, jika memungkinkan, memfasilitasi akses inspektur kami ke uranium yang diperkaya."
Grossi mengklaim, "Untuk menghilangkan keraguan, kami meminta Iran untuk bekerja sama, tetapi kerja sama itu tidak berjalan sebagaimana mestinya."(sl)