Albanese: Tentara Israel Paling Dekaden di Dunia
https://parstoday.ir/id/news/world-i188694-albanese_tentara_israel_paling_dekaden_di_dunia
Pars Today - Pelapor Khusus PBB menyatakan bahwa kejahatan rezim Zionis telah mencapai tingkat sedemikian rupa sehingga dengan yakin dapat dikatakan bahwa tentara Israel adalah tentara paling dekaden di dunia.
(last modified 2026-04-19T07:22:24+00:00 )
Apr 19, 2026 14:17 Asia/Jakarta
  • Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB di Wilayah Pendudukan Palestina
    Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB di Wilayah Pendudukan Palestina

Pars Today - Pelapor Khusus PBB menyatakan bahwa kejahatan rezim Zionis telah mencapai tingkat sedemikian rupa sehingga dengan yakin dapat dikatakan bahwa tentara Israel adalah tentara paling dekaden di dunia.

Melaporkan dari Arabi21, Mehr pada Minggu, 19 April 2026, Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB di Wilayah Pendudukan Palestina, hari ini mengatakan bahwa militer rezim Zionis adalah "tentara paling dekaden" di dunia.

Albanese, merespons sebuah video yang menunjukkan pasukan militer pendudukan melecehkan seorang anak Palestina, menulis, "Saya telah cukup banyak melihat untuk mengatakan dengan penuh keyakinan: tentara Israel adalah yang paling dekaden."

Albanese: Saya Diancam Usai Tuding Zionis Lakukan Genosida

Beberapa hari lalu, Albanese mengungkapkan bahwa ia telah diancam sebagai akibat pernyataan anti-Zionisnya. Ia menambahkan bahwa ancaman-ancaman ini dimulai sejak ia merilis laporannya yang menuduh rezim Zionis melakukan genosida di Gaza.

Dalam wawancara dengan The Guardian, ia mengatakan bahwa setelah menuduh rezim Zionis melakukan genosida, ia menghadapi ancaman kematian dan perasaan bahaya yang terus-menerus.

Seorang pelapor PBB, yang tugasnya mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia, kini harus hidup dalam ketakutan akan nyawanya sendiri. Bukan karena ia melakukan kejahatan, tetapi karena ia berani menyuarakan kebenaran tentang apa yang terjadi di Gaza.

Albanese menyebut tentara Israel "paling dekaden" bukan karena kebencian, tetapi karena bukti, videonya ada, laporannya tebal, dan kejahatannya berulang.

Ironi: mereka yang merasa "paling bermoral" di dunia, ternyata paling takut pada suara kebenaran. Dan mereka yang bicara atas nama kemanusiaan, justru dibungkam dengan ancaman.(sl)