Anggota Kongres AS: Republikan Takut Kalah, Hindari Voting Batasi Trump
-
Ilhan Omar, anggota Kongres AS yang juga seorang Muslim
Pars Today - Ilhan Omar, anggota Kongres AS yang juga seorang Muslim, menyerukan diakhirinya perang terhadap Iran, dengan menyatakan bahwa Partai Republik menghalangi pemungutan suara yang bertujuan membatasi kekuasaan perang presiden agar tidak mengganggu Trump.
Dilansir IRNA, 30 Mei 2026, Omar menulis di X, "Partai Republik di DPR minggu lalu membatalkan suara yang diperlukan untuk menghentikan perang Trump melawan Iran karena mereka tahu RUU itu akan disahkan dan akan mengganggu Trump."
Ia menambahkan bahwa Kongres gagal menjalankan wewenangnya untuk minggu ke-12 berturut-turut, seraya menyerukan penghentian perang segera.
Pekan lalu, para pemimpin Partai Republik di DPR tiba-tiba menunda pemungutan suara mengenai resolusi yang akan membatasi kekuasaan perang Trump. Menurut laporan, partai tersebut terancam kalah karena ketidakhadiran anggota mereka, sehingga mereka membatalkan pemungutan suara.
Sementara itu, Senat AS telah menyetujui resolusi serupa untuk membatasi kekuasaan Trump guna mencegah agresi militer lebih lanjut terhadap Iran.
Kekacauan di Kongres AS ini menunjukkan bahwa meskipun Senat bergerak, DPR yang dikuasai Partai Republik justru mundur. Di tengah krisis, para anggota parlemen lebih peduli pada citra politik Trump daripada menghentikan perang. Seruan Omar yang tajam mencerminkan rasa frustrasi banyak pihak di Washington yang ingin mengakhiri perang, tetapi terhalang oleh intrik politik internal.(Sail)