Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

Partai Republik Amerika

  • The Atlantic: Koalisi Pemilih Trump Mulai Runtuh

    The Atlantic: Koalisi Pemilih Trump Mulai Runtuh

    Aug 05, 2026 15:44

    Pars Today - Majalah The Atlantic dalam sebuah laporan, dengan merujuk pada jajak pendapat terbaru, menulis bahwa Donald Trump, kurang dari dua tahun setelah kemenangannya dalam pemilihan 2024, telah kehilangan sebagian besar pendukung barunya, termasuk kaum muda, kulit hitam, Latin, dan bahkan sebagian dari kelas pekerja kulit putih. Gagasan tentang "perubahan abadi dalam lanskap politik AS" kini dihadapkan pada keraguan serius.

  • Senat AS Tak Berdaya? RUU Akhiri Perang Kandas, Trump Selamat dari Belenggu Kongres

    Senat AS Tak Berdaya? RUU Akhiri Perang Kandas, Trump Selamat dari Belenggu Kongres

    Aug 01, 2026 19:18

    Pars Today – Senat AS menolak rancangan undang-undang untuk menghentikan perang melawan Iran.

  • Senator Republik: 'Saya Tidak Percaya Lagi pada Hegseth'—Krisis Kepemimpinan di Pentagon Memburuk

    Senator Republik: 'Saya Tidak Percaya Lagi pada Hegseth'—Krisis Kepemimpinan di Pentagon Memburuk

    Jul 28, 2026 18:50

    Pars Today - Situs web The Hill menulis: Dengan berlanjutnya perang Iran dan meluasnya ke Laut Merah, kepercayaan para senator Republik terhadap Pete Hegseth, Menteri Pertahanan AS, untuk mengelola Pentagon telah menurun.

  • Kongres AS Lumpuh Akibat Friksi Internal Partai Republik

    Kongres AS Lumpuh Akibat Friksi Internal Partai Republik

    Jul 01, 2026 17:17

    Pars Today – Friksi internal Partai Republik kembali menimbulkan gangguan aktivitas kongres Amerika Serikat.

  • Senat AS Batasi Kekuasaan Perang Trump terhadap Iran

    Senat AS Batasi Kekuasaan Perang Trump terhadap Iran

    Jun 24, 2026 12:46

    Pars Today - Senat Amerika pada hari Selasa (23/6) menyetujui sebuah resolusi melawan provokasi perang Donald Trump terhadap Iran.

  • Anggota Kongres AS: Republikan Takut Kalah, Hindari Voting Batasi Trump

    Anggota Kongres AS: Republikan Takut Kalah, Hindari Voting Batasi Trump

    May 30, 2026 13:50

    Pars Today - Ilhan Omar, anggota Kongres AS yang juga seorang Muslim, menyerukan diakhirinya perang terhadap Iran, dengan menyatakan bahwa Partai Republik menghalangi pemungutan suara yang bertujuan membatasi kekuasaan perang presiden agar tidak mengganggu Trump.

  • Trump Sebut Sentor ini Bodoh, Kurang Ajar dan Munafik

    Trump Sebut Sentor ini Bodoh, Kurang Ajar dan Munafik

    May 17, 2026 14:20

    Pars Today – Presiden Amerika Serikat dengan mengunggah sebuah postingan di media sosial melancarkan serangan pedas terhadap salah satu anggota Partai Republik negaranya.

  • Kubu Republik: Trump harus segera Menentukan Strategi keluar dari Perang dengan Iran

    Kubu Republik: Trump harus segera Menentukan Strategi keluar dari Perang dengan Iran

    Apr 18, 2026 14:23

    Pars Today – Para senator Partai Republik mendesak Presiden Amerika Serikat untuk segera merumuskan strategi penarikan diri dari perang dengan Iran.

  • Kubu Republik AS Khawatir Dampak Perang dengan Iran

    Kubu Republik AS Khawatir Dampak Perang dengan Iran

    Mar 11, 2026 10:18

    Pars Today – Koran New York Times mengisyaratkan kekahwatiran kubu Republik Amerika atas dampak perang dengan Iran.

  • Gelombang Baru Penolakan Perang, Sinyal Ketidakpercayaan pada Trump

    Gelombang Baru Penolakan Perang, Sinyal Ketidakpercayaan pada Trump

    Feb 27, 2026 05:13

    Pars Today - Di tengah meningkatnya retorika agresif Donald Trump dan sejumlah pejabat pemerintahannya terhadap Iran, arus penolakan terhadap perang baru kembali menguat di Amerika Serikat. Lebih dari sekadar perbedaan pendapat biasa, fenomena ini mencerminkan krisis kepercayaan yang dalam terhadap kepemimpinan Trump dalam isu yang paling krusial: perang dan damai.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Rahbar Mengangkat Enam Jenderal Baru

    Rahbar Mengangkat Enam Jenderal Baru

    0 second ago
  • Hasil Perang Iran: AS Melemah, Iran Kian Perkasa—Senator AS Akui Kekalahan Trump

  • Nikzad: Musuh Harus Akui Tatanan Baru Kawasan—Tidak Ada Solusi Militer untuk Hormuz

  • Krisis Amputasi Gaza: 8.000 Orang Kehilangan Anggota Tubuh Akibat Perang

  • Chris Murphy: Trump Kalah, AS Tumbang, Iran Makin Perkasa di Akhir Perang

Pilihan Editor
  • Ansarullah Gempur Pasukan Sekutu Saudi

    Ansarullah Gempur Pasukan Sekutu Saudi

    10 hours ago
  • Euro Jebol di Musim Panas

    Euro Jebol di Musim Panas

    15 hours ago
  • Langit Akan Menyuguhkan Empat Fenomena dalam Sehari

    Langit Akan Menyuguhkan Empat Fenomena dalam Sehari

    16 hours ago
Terpopuler
  • Dua Sisi Arab Saudi Diserang; 'Pakta Makkah' Hanya Bertahan Dua Hari?

  • Penjualan Besar-besaran Rudal Patriot kepada Negara-Negara Arab di Teluk Persia

  • 2.400 Rudal Patriot dalam 38 Hari; Krisis Paling Mematikan di Riyadh

  • Presiden Iran: Dengan Teknologi Baru, Iran Bisa Lepas dari Ketergantungan Minyak dan Sanksi

  • Pasukan Reaksi Cepat dan Pasukan Khusus AD Artesh: Garda Terdepan Keamanan Perbatasan Iran

  • Bantuan Obat-obatan dari 11 Negara untuk Iran di Masa Perang

  • Yahya Saree: Operasi Khusus di Al-Mokha—Puluhan Pasukan Saudi Tewas dan Terluka

  • Perlawanan Baru di Suriah Selatan Menarget Posisi Militer Israel

  • Operasi terbaru Militer Yaman; Kilang Aramco di Jizan Jadi Target

  • Parlemen Turki: Perjanjian Aliansi dengan Saudi-Pakistan Adalah Langkah Gila—Turki Akan Jadi 'Penjaga Bayaran'!

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss