Pukulan bagi Eropa: AS Percepat Pengurangan Pasukan, Eropa Diminta Mandiri
https://parstoday.ir/id/news/world-i190692-pukulan_bagi_eropa_as_percepat_pengurangan_pasukan_eropa_diminta_mandiri
Pars Today - Seorang sumber di Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi bahwa Washington berencana untuk mempercepat penarikan pasukannya dari Eropa. Proses yang sebelumnya diperkirakan memakan waktu 6 hingga 12 bulan, kini diputuskan berjalan lebih cepat.
(last modified 2026-05-31T07:04:39+00:00 )
May 31, 2026 14:02 Asia/Jakarta
  • Tentara AS di Eropa
    Tentara AS di Eropa

Pars Today - Seorang sumber di Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi bahwa Washington berencana untuk mempercepat penarikan pasukannya dari Eropa. Proses yang sebelumnya diperkirakan memakan waktu 6 hingga 12 bulan, kini diputuskan berjalan lebih cepat.

Dilansir IRNA, 31 Mei 2026, keputusan ini merupakan reaksi keras Trump terhadap negara-negara Eropa yang dinilai tidak cukup mendukung perang terhadap Iran, terutama Jerman di bawah Kanselir Friedrich Merz yang sebelumnya mengkritik tajam strategi perang AS. Sebagai langkah awal, pada 1 Mei 2026, Pentagon mengumumkan rencana penarikan 5.000 tentara dari Jerman, dengan target mengurangi satu dari empat Brigade Combat Teams (BCT) yang ada.

Titik Kritis: Penarikan Tanpa Masa Transisi

Berbeda dengan rencana awal yang bertahap, Welt am Sonntag melaporkan bahwa Washington berencana untuk tidak memberikan "masa transisi yang panjang" kepada sekutu. Rencana detail pemotongan kekuatan militer ini dijadwalkan akan secara resmi dipresentasikan kepada NATO pada bulan Juni mendatang, yang mencakup pengurangan signifikan pada kontribusi AS untuk NATO Force Model.

Seorang pejabat senior Pentagon menyatakan bahwa langkah ini adalah bagian dari transisi menuju pertahanan di mana negara-negara Eropa harus mengambil tanggung jawab utama atas keamanan konvensional di benua mereka, terutama dalam menghadapi Rusia, sementara AS akan fokus pada prioritas global lainnya seperti Tiongkok.

Washington memanfaatkan momentum pasca-perang Iran untuk mengatur ulang prioritasnya. Penarikan cepat dari Eropa ini adalah perwujud nyata dari "America First". Bagi negara-negara Baltik dan Eropa Timur, ini adalah alarm paling keras bahwa ketergantungan pada perlindungan AS tidak berkelanjutan. Eropa kini harus memutuskan: apakah mereka akan bersatu membangun "tentara Eropa" yang mandiri atau hanya bisa terdiam di bawah bayang-bayang ketidakpastian sekutu mereka sendiri.(Sail)