"Tinju Terkepal Menjadi Simbol": Liputan RIA Novosti dari Pemakaman Bersejarah Iran
-
Perpisahan warga Iran dengan Pemimpin Syahid
Pars Today - Kantor berita resmi Rusia (RIA Novosti) dalam sebuah laporan khusus dari Tehran melaporkan bahwa ibu kota Iran pada hari ini (Senin, 6/7) menyaksikan prosesi raksasa dan megah untuk perpisahan dengan jenazah Pemimpin Syahid negaranya, Ayatullah Sayid Ali Khamenei.
Melansir Fars, 6 Juli 2026, Pars Today melaporkan bahwa koresponden RIA Novosti di Tehran melaporkan bahwa sejak dini hari, kerumunan besar warga Iran telah berkumpul di rute-rute utama prosesi perpisahan dengan Pemimpin Syahid Iran.
Koresponden RIA Novosti, tentang rute pemakaman Pemimpin Syahid Revolusi, menulis bahwa rute ini melewati jalan-jalan pusat kota, termasuk Damavand, Azadi, dan Enqelab, dan mencapai alun-alun utama, termasuk Lapangan Enqelab, di mana sebuah monumen tinju terkepal Pemimpin Syahid Iran didirikan.
Kantor berita Rusia ini menekankan bahwa "tinju terkepal" telah menjadi simbol dari duka ini dan juga simbol perlawanan Iran terhadap agresi AS dan Israel terhadap Republik Islam.
Media Rusia ini, merujuk pada simbol-simbol perlawanan dan ketahanan yang dibawa oleh para pelayat Iran dalam upacara pemakaman, menulis bahwa selain poster-poster dan bendera-bendera yang menampilkan simbol ini, warga Iran juga telah membuat lencana dan kaos-kaos peringatan dengan desain ini.
Menurut laporan ini, para pelayat dalam prosesi ini membawa potret Pemimpin Syahid dan putranya, Ayatullah Sayid Mujtaba Khamenei, serta bendera-bendera Iran. Kerumunan berjalan di sepanjang rute sambil meneriakkan slogan-slogan anti-Israel dan anti-AS, serta slogan-slogan untuk menuntut balas dendam terhadap para pelaku pembunuhan pemimpin mereka. Beberapa slogan juga dilontarkan menentang Pahlavi.
Orang-orang Iran juga, dengan membawa plakat-plakat, menyatakan dukungan mereka kepada sekutu-sekutu mereka di Lebanon dan Gaza.
Media ini juga merujuk pada jadwal pemakaman Pemimpin Syahid Iran, dan menulis bahwa sesuai jadwal, besok (Selasa, 7/7) upacara pemakaman akan diadakan di kota Qom, dan pada tanggal 8 Juli (17 Tir), jenazah "ayah syahid Iran" ini akan dipindahkan ke kota-kota Baghdad, Najaf, dan Karbala di Irak untuk pemakaman. Jenazahnya pada akhirnya akan dikembalikan ke kota kelahirannya, Mashhad, pada 9 Juli (18 Tir) untuk dimakamkan.
Liputan RIA Novosti tentang "tinju terkepal" sebagai simbol duka dan perlawanan adalah pengakuan bahwa narasi perlawanan Iran telah melampaui batas-batas nasional dan menjadi simbol global. Ini adalah pengakuan bahwa Iran telah berhasil mengubah tragedi menjadi simbol kekuatan.
Liputan dari kantor berita resmi Rusia menunjukkan bahwa pemakaman ini menarik perhatian global yang signifikan. Ini adalah pengakuan bahwa Iran adalah aktor penting di panggung dunia dan bahwa peristiwa ini memiliki implikasi bagi keseimbangan kekuatan global.(Sail)