Menlu Selandia Baru Kaitkan Lonjakan Pengangguran dengan Penutupan Selat Hormuz
-
Winston Peters, Menteri Luar Negeri Selandia Baru
Pars Today - Winston Peters, Menteri Luar Negeri Selandia Baru, pada hari Rabu (5/8), mengaitkan peningkatan tingkat pengangguran di negaranya dengan penutupan Selat Hormuz.
Sebagaimana dilaporkan ISNA, Rabu, 5 Agustus 2026, Peters dalam sebuah pesan di media sosial X menulis, "Peningkatan pengangguran secara langsung disebabkan oleh konflik baru-baru ini di Selat Hormuz dan lonjakan tajam biaya bahan bakar, yang secara langsung mempengaruhi biaya bisnis."
Ia menambahkan, "Kami telah mengatakan sejak awal konflik ini bahwa situasi ini akan berdampak parah pada tingkat inflasi dan pengangguran."
Menteri Luar Negeri Selandia Baru juga mengatakan bahwa krisis ini telah memperkuat perlunya mengembangkan cadangan minyak negaranya.
Ia menambahkan, "Kebijakan kami untuk mengidentifikasi dan mengekstraksi cadangan minyak yang ada akan membawa keamanan bahan bakar dan ketahanan nyata bagi negara, dan akan mencegah negara kami terpapar pada keputusan internasional dan perkembangan geopolitik."
Berdasarkan data dari Biro Statistik Selandia Baru yang dikutip oleh kantor berita Reuters, tingkat pengangguran negara itu pada kuartal kedua tahun ini mencapai 5,6 persen, level tertinggi dalam satu dekade, dan tingkat inflasi juga meningkat menjadi 4,1 persen menyusul kenaikan biaya bahan bakar.(Sail)