Kegilaan Trump dalam Mengubah Nama Tempat-Tempat Geografis Terus Berlanjut
Kegilaan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, dalam mengubah nama tempat-tempat geografis kali ini melanda negara bagian New Mexico di Amerika Serikat sendiri.
Menurut Pars Today, mengutip kantor berita IRIB, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadikan isu perubahan nama tempat geografis sebagai kontroversi politik, dan kali ini New Mexico menjadi sasarannya.
Kemarin, Trump mengunggah peta negara bagian New Mexico di jejaring sosial Truth Social. Dalam peta tersebut, kata “Mexico” dicoret dan digantikan dengan kata “Amerika”. Akun resmi Gedung Putih juga mengunggah ulang gambar tersebut di jejaring sosial X.
Trump mengusulkan perubahan nama New Mexico dan menulis: “Banyak orang mengusulkan agar nama New Mexico, salah satu negara bagian dengan sejarah kecurangan pemilu terbesar sepanjang masa, diubah menjadi ‘Amerika Baru’.”
Usulan tersebut mendapat reaksi keras dari para anggota parlemen Demokrat dari New Mexico.
Martin Heinrich, senator Demokrat dari negara bagian tersebut, menyinggung langkah-langkah Trump baru-baru ini dalam mengubah nama berbagai wilayah geografis dan menulis: “Ada tiga hal yang akan selalu saya sebut dengan nama sebenarnya: Teluk Meksiko, Danau Ontario, dan New Mexico.”