Cadangan Rudal AS Terkuras Perang Iran, Sekutu Menunggu hingga 5 Tahun
https://parstoday.ir/id/news/world-i197048-cadangan_rudal_as_terkuras_perang_iran_sekutu_menunggu_hingga_5_tahun
Pars Today - Kantor berita Bloomberg dalam sebuah laporan, dengan merujuk pada terkurasnya cadangan rudal angkatan perang teroris Amerika akibat perang agresif dan tanpa alasan terhadap Iran, menulis, "Washington memperingatkan sekutunya tentang penundaan pengiriman rudal pencegat karena negara ini sedang membangun kembali cadangannya yang tergerus."
(last modified 2026-09-19T04:49:14+00:00 )
Sep 19, 2026 11:47 Asia/Jakarta
  • Rudal pencegat
    Rudal pencegat

Pars Today - Kantor berita Bloomberg dalam sebuah laporan, dengan merujuk pada terkurasnya cadangan rudal angkatan perang teroris Amerika akibat perang agresif dan tanpa alasan terhadap Iran, menulis, "Washington memperingatkan sekutunya tentang penundaan pengiriman rudal pencegat karena negara ini sedang membangun kembali cadangannya yang tergerus."

Melansir IRNA, Sabtu, 19 September 2026, dalam laporan Bloomberg disebutkan, "Amerika Serikat telah memperingatkan sekutunya bahwa mereka harus mengharapkan penundaan hingga lima tahun dalam pengiriman senjata-senjata kunci."

Laporan Bloomberg menambahkan, "Beberapa negara Eropa memperkirakan bahwa pengiriman rudal pencegat pertahanan udara kepada mereka akan tertunda karena militer Amerika telah menghabiskan sebagian besar gudang rudalnya selama perang terhadap Iran."

Dalam lanjutan laporan Bloomberg disebutkan, "Jerman telah meminta Amerika untuk mempercepat pengiriman rudal jelajah jarak jauh "Tomahawk" dan peluncur darat "Typhon", tetapi penurunan drastis cadangan senjata ini di Amerika berarti kecil kemungkinan perusahaan pembuatnya, yakni "Raytheon", dapat menyelesaikan pesanan ini dalam lima tahun ke depan.

Berdasarkan laporan ini, beberapa negara Eropa Timur yang bergantung pada sistem persenjataan Amerika, sejak dimulainya agresi militer bersama Amerika dan rezim Zionis terhadap Iran pada 28 Februari (9 Esfand 1404), menghadapi penundaan dalam menerima senjata.

Laporan Bloomberg, dengan merujuk pada keputusan Kementerian Perang Amerika untuk memprioritaskan pengisian cadangannya sendiri, menambahkan, "Pendekatan Pentagon ini, khususnya menggagalkan upaya Ukraina untuk menerima lebih banyak rudal pencegat pertahanan udara Patriot dari Amerika, itu pun di ambang musim dingin yang diperkirakan akan menjadi hari-hari sulit bagi negara yang dilanda perang tersebut."

"Bloomberg melaporkan bahwa Washington memperingatkan sekutunya tentang penundaan pengiriman rudal pencegat hingga lima tahun akibat terkurasnya cadangan rudal AS selama perang terhadap Iran. Beberapa negara Eropa memperkirakan penundaan pengiriman rudal pencegat pertahanan udara. Jerman meminta percepatan pengiriman rudal jelajah Tomahawk dan peluncur darat Typhon, tetapi Raytheon kecil kemungkinan menyelesaikan pesanan dalam lima tahun."(Sail)