Mesir Kutuk Penyerbuan Masjid Al-Aqsa
https://parstoday.ir/id/news/world-i197162-mesir_kutuk_penyerbuan_masjid_al_aqsa
Pars Today - Mesir dengan ungkapan paling keras mengutuk penyerbuan pejabat Zionis dan sekelompok pemukim ke Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan pasukan polisi, dan memperingatkan tentang upaya mengubah status historis dan hukum tempat-tempat suci Islam di Quds.
(last modified 2026-09-21T04:42:24+00:00 )
Sep 21, 2026 11:37 Asia/Jakarta
  • Bendera Mesir
    Bendera Mesir

Pars Today - Mesir dengan ungkapan paling keras mengutuk penyerbuan pejabat Zionis dan sekelompok pemukim ke Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan pasukan polisi, dan memperingatkan tentang upaya mengubah status historis dan hukum tempat-tempat suci Islam di Quds.

Melansir IRNA dari Sada El-Balad, Senin, 21 September 2026, Kementerian Luar Negeri Mesir dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam dan provokasi terhadap perasaan umat Islam di seluruh dunia, serta dapat menjadi landasan bagi meningkatnya ketegangan dan memburuknya situasi.

Mesir menegaskan perlunya mematuhi status historis dan hukum yang ada di Masjid Al-Aqsa dan menghormati perwalian Yordania atas tempat-tempat suci Islam dan Kristen di Quds.

Negara ini juga memperingatkan tentang segala upaya untuk mengubah identitas Arab dan Islam kota Quds atau memaksakan realitas baru pada tempat-tempat sucinya.

Kementerian Luar Negeri Mesir dalam lanjutannya menegaskan perlunya menghentikan tindakan-tindakan sepihak yang melemahkan peluang de-eskalasi dan stabilitas di kawasan.

Pernyataan ini dikeluarkan setelah dini hari Minggu (20/9) sekitar 570 pemukim Zionis menyerbu Masjid Al-Aqsa dan melakukan ritual Talmud.

"Mesir dengan keras mengutuk penyerbuan pejabat Zionis dan sekitar 570 pemukim ke Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan polisi pada dini hari Minggu. Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan tindakan ini melanggar kesucian tempat suci Islam, memprovokasi umat Islam dunia, dan dapat memicu eskalasi. Mesir menegaskan perlunya mematuhi status historis dan hukum Al-Aqsa serta menghormati perwalian Yordania atas tempat suci Islam dan Kristen di Quds."(Sail)