Trump Deportasi 25 Ribu Imigran ke Negara Ketiga
-
Imigran
Pars Today - Investigasi sebuah organisasi non-pemerintah di Prancis menunjukkan bahwa pemerintahan kedua Donald Trump berdasarkan perjanjian-perjanjian rahasia dengan 35 negara berkembang, telah mendeportasi lebih dari 25 ribu orang dan mengalokasikan 410 juta dolar untuk tujuan ini.
Menurut laporan Pars Today yang dikutip dari IRNA, sejak kembalinya Trump ke Gedung Putih pada Januari 2025, Washington sedang menandatangani perjanjian dengan negara-negara berkembang untuk menerima imigran yang tidak memungkinkan untuk dikembalikan secara legal ke negara asal mereka.
Berdasarkan investigasi yang dipublikasikan pada hari Senin (21/9) oleh organisasi non-pemerintah Forbidden Stories yang berbasis di Prancis, Amerika Serikat telah mendeportasi lebih dari 25 ribu imigran berdasarkan perjanjian rahasia dengan 35 negara dan mengirim mereka ke negara-negara ketiga pihak perjanjian. Dikatakan bahwa para imigran ini tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan negara-negara pihak perjanjian.
Menurut data yang dikumpulkan oleh organisasi Prancis ini, hingga tanggal 31 Agustus, setidaknya 25 ribu 447 orang telah dideportasi dari Amerika ke negara-negara ketiga.
Kantor berita Prancis (AFP) pada awal tahun ini melaporkan bahwa Washington menggunakan larangan dan pembatasan penerbitan visa untuk negara-negara Afrika guna menekan mereka agar menerima para deportan. (MF)