Macron: Terkait Trump, Tidak Pernah Ada Jaminan Apa Pun
-
Emmanuel Macron, Presiden Prancis
Pars Today - Emmanuel Macron, Presiden Prancis, dalam pernyataannya tentang keputusan terbaru Presiden Amerika untuk melarang ekspor solar Amerika Serikat ke negara-negara Eropa, memperingatkan dan menegaskan, "Terkait Donald Trump, tidak pernah ada jaminan apa pun."
Melansir IRNA, Jumat, 25 September 2026, Macron dalam wawancara yang disiarkan secara bersamaan oleh jaringan televisi TF1 dan France 2 Prancis, mengatakan, "Pengambilan keputusan semacam ini oleh Trump tidak hanya akan berdampak negatif pada pasar global, tetapi juga pada ekonomi Amerika."
Ia menambahkan, "Keputusan semacam ini akan memengaruhi harga solar dan menyebabkan kenaikan harga, dan akibatnya bukan keputusan yang baik."
Presiden Prancis menyatakan, "Para pakar dan pemilik kilang Amerika juga kemungkinan akan mengatakan hal yang sama kepada Trump dan keputusan ini tidak hanya buruk bagi negara-negara lain di dunia, tetapi juga bagi ekonomi Amerika."
Macron dalam menjawab pertanyaan apakah ia telah mendapatkan jaminan dari Trump bahwa keputusan semacam itu tidak akan diambil, mengatakan, "Terkait Donald Trump, tidak pernah ada jaminan apa pun."
Presiden Prancis juga mengumumkan usulannya untuk menggelar pertemuan tatap muka atau daring di antara negara-negara anggota Kelompok Tujuh (G7) untuk berkonsultasi dan memutuskan pembebasan cadangan minyak strategis secara terkoordinasi, dan menambahkan bahwa tindakan ini dapat membantu menurunkan harga dengan meningkatkan pasokan di pasar.
Macron dalam lanjutannya dengan menekankan bahwa prioritas utama Prancis adalah menurunkan harga bahan bakar, mengatakan bahwa untuk mewujudkan tujuan ini harus mencegah tindakan baru yang memperburuk krisis, membebaskan cadangan strategis, dan berupaya memulihkan aliran transfer energi di Selat Hormuz dan Laut Merah.
Ia tentang durasi berlanjutnya harga bahan bakar yang tinggi di Prancis juga mencatat, "Jika kondisi membaik dalam beberapa hari mendatang, harga akan segera turun."
Sementara itu, harian Wall Street Journal sebelumnya dalam sebuah laporan dengan merujuk pada fakta bahwa perdebatan tentang larangan ekspor solar Amerika ke Eropa telah menempatkan negara-negara Eropa dalam situasi yang penuh gejolak dan syok, menulis, "Pejabat Eropa mengatakan bahwa mereka sedang berunding dengan pemerintahan Trump untuk mencegah penerapan pembatasan ekspor."
Dalam laporan Wall Street Journal disebutkan, "Satu tahun lalu, Trump mengancam akan mengenakan tarif bea cukai pada negara-negara Eropa jika mereka tidak membeli volume ekspor energi Amerika yang lebih besar."
Laporan ini menambahkan, "Kini Presiden Amerika, sementara solar ekspor Amerika telah menjadi sumber vital bagi orang-orang Eropa, mengancam mereka dengan pemutusan pasokan solar."
Berdasarkan laporan ini, pejabat negara-negara Eropa dengan tergesa-gesa berupaya meyakinkan pemerintahan Trump agar membatalkan tindakan ini.
"Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam wawancara dengan TF1 dan France 2 memperingatkan tentang keputusan Presiden AS Donald Trump untuk melarang ekspor solar AS ke negara-negara Eropa. Macron menegaskan 'terkait Trump, tidak pernah ada jaminan apa pun'. Ia menilai keputusan ini akan berdampak negatif pada pasar global dan ekonomi AS; akan memengaruhi harga solar dan menyebabkan kenaikan harga; para pakar dan pemilik kilang AS kemungkinan akan mengatakan hal yang sama kepada Trump."(Sail)