Militer Filipina: Beijing Telah Memperkuat Kehadiran Militer di Laut China Selatan
-
Tentara Filipina
Pars Today - Militer Filipina mengumumkan bahwa jumlah kapal angkatan laut dan penjaga pantai Tiongkok di Laut Cina Selatan telah meningkat hampir dua kali lipat dalam sebulan terakhir, sebuah langkah yang terjadi di tengah sengketa yang terus berlangsung antara kedua negara terkait wilayah ini, yang secara strategis sangat penting bagi perdagangan global.
Menurut ISNA, Jumat, 09 Oktober 2026, Roy Vincent Trinidad, Juru Bicara Militer Filipina untuk urusan Laut Cina Selatan, mengatakan kepada AFP bahwa dengan memperkuat kehadiran militernya di kawasan tersebut, Beijing berupaya untuk "mematahkan tekad rakyat kami untuk mempertahankan apa yang menjadi milik kami".
Bulan September lalu, Manila mencatat keberadaan 101 kapal angkatan laut dan penjaga pantai Tiongkok di sekitar Pulau Thitu dan Second Thomas Shoal, keduanya berada di bawah kendali Filipina, serta di dekat Sabina Shoal dan Scarborough Shoal, yang dikuasai oleh Tiongkok. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, ketika jumlah kapal serupa tercatat sebanyak 56 unit.
Tiongkok mengklaim kedaulatan atas sebagian besar wilayah Laut China Selatan.
Bentrokan dan ketegangan antara kapal-kapal Tiongkok dan Filipina sering terjadi di kawasan ini.
Pekan lalu, Manila menuduh militer dan penjaga pantai Tiongkok mengganggu pesawat pemerintah Filipina yang sedang melakukan patroli rutin di dekat Scarborough Shoal. Sebagai tanggapan, Tiongkok memperingatkan Filipina terkait apa yang mereka sebut sebagai penerobosan ilegal oleh pesawat tersebut.(Sail)