"Kejahatan Perang Nyata": Hamas Kecam Kampanye Provokasi terhadap RS Gaza
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i198250-kejahatan_perang_nyata_hamas_kecam_kampanye_provokasi_terhadap_rs_gaza
Pars Today - Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) Kamis malam dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa rezim Zionis melancarkan kampanye provokatif dan berbahaya tentang rumah sakit-rumah sakit di Jalur Gaza dan berupaya dengan klaim-klaim palsu membenarkan serangan terhadap pusat-pusat kesehatan.
(last modified 2026-10-09T04:48:57+00:00 )
Okt 09, 2026 11:40 Asia/Jakarta
  • Serangan rezim Zionis ke rumah-rumah sakit Gaza
    Serangan rezim Zionis ke rumah-rumah sakit Gaza

Pars Today - Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) Kamis malam dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa rezim Zionis melancarkan kampanye provokatif dan berbahaya tentang rumah sakit-rumah sakit di Jalur Gaza dan berupaya dengan klaim-klaim palsu membenarkan serangan terhadap pusat-pusat kesehatan.

Melansir IRNA dari Pusat Informasi Palestina, Jumat, 09 Oktober 2026, Hamas menegaskan provokasi tentara pendudukan untuk menyerang rumah sakit-rumah sakit yang tersisa di Jalur Gaza yang beroperasi secara terbatas, merupakan "kejahatan perang yang nyata" dan kelanjutan genosida, perang yang menurut gerakan ini, meskipun ada penandatanganan kesepakatan gencatan senjata di Sharm el-Sheikh dengan dukungan internasional, masih berlanjut.

Gerakan ini menambahkan klaim yang diajukan penjajah tentang rumah sakit-rumah sakit di Jalur Gaza (konsentrasi pasukan militer) adalah "kebohongan dan fitnah" dan sebelumnya juga telah digunakan dalam kerangka kampanye penghancuran terorganisir terhadap infrastruktur sipil di Jalur Gaza, khususnya rumah sakit; persoalan yang menurut Hamas, menunjukkan niat berbahaya penjajah untuk mengulangi kejahatan mereka.

Hamas dalam lanjutannya mengumumkan kampanye provokatif ini dilakukan dalam kondisi di mana rumah sakit-rumah sakit yang tersisa di Jalur Gaza beroperasi dalam situasi yang malapetaka, kondisi yang timbul akibat serangan, blokade ketat, pencegahan masuknya peralatan dan kebutuhan penting oleh penjajah, serta kepadatan pasien dan korban luka.

Gerakan ini sekali lagi menegaskan klaim penjajah tentang penggunaan Hamas atau kelompok Palestina lainnya atas rumah sakit untuk tujuan apa pun, tidak benar. Hamas juga meminta Organisasi Kesehatan Dunia, pers internasional, dan media masuk ke Jalur Gaza serta menuntut pembentukan komite-komite PBB untuk mengunjungi rumah sakit dan memeriksanya di lapangan serta menolak klaim penjajah.

Hamas di akhir mengumumkan "kejahatan yang terulang" ini memerlukan intervensi segera mediator dan pemerintah Amerika, sebagai pendukung kesepakatan gencatan senjata, untuk mengekang dan mengutuk penjajah serta mencegah perilaku dan niat agresif mereka.

Gerakan ini juga meminta masyarakat internasional, PBB, dan lembaga-lembaga yang terkait dengannya untuk bertindak melindungi rumah sakit, mematahkan blokade mereka, merekonstruksi pusat-pusat kesehatan, dan memasukkan peralatan medis penting serta penyelamat nyawa ke Jalur Gaza.

"Hamas dalam pernyataannya mengumumkan rezim Zionis melancarkan kampanye provokatif dan berbahaya tentang rumah sakit di Jalur Gaza dan berupaya dengan klaim palsu membenarkan serangan terhadap pusat kesehatan. Hamas: provokasi tentara pendudukan untuk menyerang rumah sakit yang tersisa (beroperasi terbatas) = 'kejahatan perang nyata' & kelanjutan genosida, perang masih berlanjut meskipun ada kesepakatan gencatan senjata di Sharm el-Sheikh dengan dukungan internasional."(Sail)