Kesepakatan Gas Diesel Trump-Putin Picu Krisis Baru Kyiv-Washington
https://parstoday.ir/id/news/world-i198310-kesepakatan_gas_diesel_trump_putin_picu_krisis_baru_kyiv_washington
Pars Today - Seorang pejabat Amerika dalam wawancaranya dengan Axios dengan merujuk pada kesepakatan Donald Trump dengan Vladimir Putin tentang ekspor gas dari Rusia yang memicu banyak kontroversi di Ukraina, menilainya sebagai hasil dari penolakan permintaan Washington oleh Volodymyr Zelenskyy.
(last modified 2026-10-10T07:07:35+00:00 )
Okt 10, 2026 14:02 Asia/Jakarta
  • Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Donald Trump
    Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Donald Trump

Pars Today - Seorang pejabat Amerika dalam wawancaranya dengan Axios dengan merujuk pada kesepakatan Donald Trump dengan Vladimir Putin tentang ekspor gas dari Rusia yang memicu banyak kontroversi di Ukraina, menilainya sebagai hasil dari penolakan permintaan Washington oleh Volodymyr Zelenskyy.

Melansir IRNA, Sabtu, 10 Oktober 2026, situs berita ini menulis bahwa Trump setelah Zelenskyy, Presiden Ukraina, mengabaikan 6 permintaan Amerika untuk menghentikan serangan ke kilang minyak Rusia, memutuskan untuk membuat kesepakatan diesel dengan Rusia.

Axios menambahkan, "Kesepakatan Trump dengan Putin tentang ekspor diesel dari Rusia, memicu krisis baru antara Kyiv dan Washington dan merupakan ancaman bagi upaya baru pemerintahan Trump untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang Ukraina."

Seorang pejabat Amerika kepada reporter Axios mengatakan, "Zelenskyy tidak memiliki pemahaman yang tepat tentang situasi. Ia dengan melanjutkan serangan ke kilang, menghancurkan iktikad baik yang telah dibangunnya dengan Trump dalam 6 bulan terakhir."

Zelenskyy setelah pengumuman berita kesepakatan Trump dengan Putin, dalam wawancaranya dengan Axios mengatakan bahwa ia terkejut dengan kesepakatan ini dan menyebutnya "tidak adil dan tanpa kejujuran" serta hadiah yang tidak pada tempatnya untuk Putin.

Axios dalam lanjutannya dengan merujuk pada serangan terbaru Ukraina ke kilang-kilang Rusia menilainya efektif dan menambahkan bahwa serangan ini menyebabkan krisis energi di negara tersebut. Rusia juga sebagai respons terhadap serangan ini melarang ekspor diesel yang dalam kondisi perang melawan Iran telah memberikan tekanan lebih besar pada pasar diesel global.

Zelenskyy sebelumnya kepada Trump, Steve Witkoff, dan Jared Kushner, utusan Presiden Amerika Serikat menyatakan bahwa jika Rusia menghentikan serangan ke pembangkit listrik Ukraina, ia siap menghentikan serangan ke kilang minyak Rusia.

Namun pejabat Amerika kepada Axios mengatakan bahwa Trump menginginkan penghentian sepihak serangan Ukraina ke kilang Rusia, karena serangan ini menyebabkan kenaikan harga diesel dan bensin di Amerika.

Axios menulis bahwa Trump tidak melihat serangan ke kilang setara dengan agresi Rusia ke jaringan listrik Ukraina.

Berdasarkan laporan, selama pertemuan delapan jam kemarin Jumat (9/10) di Miami, Witkoff dan Kushner kepada tim perunding Ukraina menyatakan bahwa ada kemungkinan percakapan Trump dengan Putin dan pencabutan sanksi ekspor diesel Rusia.

Kepada tim Ukraina diberitahukan bahwa Trump setelah Ukraina mengabaikan permintaan berulang untuk menghentikan serangan ke kilang minyak Rusia yang secara langsung memengaruhi konsumen Amerika, memutuskan untuk membuat kesepakatan ini.

Seorang pejabat Ukraina mengklaim bahwa Witkoff dan Kushner selama pertemuan delapan jam ini mengancam bahwa jika Kyiv terus mengabaikan permintaan Trump, ada kemungkinan hubungan Ukraina dengan intelijen Amerika terputus.

Namun pejabat Amerika yang berbicara dengan Axios, membantah ancaman ini dan mengatakan Witkoff dan Kushner kepada pihak Ukraina mengatakan bahwa Washington adalah mitra kuat yang menyediakan amunisi dan intelijen kepada Kyiv. Karena itu Ukraina tidak boleh melakukan tindakan yang merugikan konsumen Amerika.

Menurut Axios, dalam pertemuan ini, Witkoff dan Kushner menjelaskan kepada pihak Ukraina dan Eropa tentang kemungkinan kesepakatan energi dengan Rusia untuk menurunkan harga energi.

Pejabat Amerika ini mengatakan bahwa Witkoff dan Kushner juga sedang mengkaji perjalanan ke Moskow dan Kyiv pekan depan untuk membahas proposal perdamaian, tetapi belum jelas seberapa besar berita kontroversial Jumat kemarin memengaruhi rencana mereka.

"Seorang pejabat AS kepada Axios menyatakan kesepakatan Trump-Putin tentang ekspor gas/diesel dari Rusia adalah hasil penolakan Zelenskyy atas 6 permintaan AS untuk menghentikan serangan ke kilang minyak Rusia. Kesepakatan ini memicu krisis baru Kyiv-Washington dan mengancam upaya perdamaian Ukraina. Pejabat AS: 'Zelenskyy tidak paham situasi; ia menghancurkan iktikad baik 6 bulan terakhir.' Zelenskyy terkejut; menyebut kesepakatan 'tidak adil dan tanpa kejujuran' serta hadiah untuk Putin."(Sail)