NATO: Eropa Krisis Tentara
-
Alexus Grynkewich, komandan tinggi pasukan Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) di Eropa
Pars Today - Alexus Grynkewich, komandan tinggi pasukan Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) di Eropa, dalam pernyataannya dengan menyebut bahwa membentuk kekuatan militer yang besar adalah perkara yang memakan waktu dan panjang, menegaskan, "Angkatan bersenjata negara-negara Eropa menghadapi masalah kekurangan personel."
Menurut laporan IRNA, Selasa, 13 Oktober 2026, Grynkewich dalam wawancara dengan kantor berita Bloomberg mengatakan, "Kami tentu menghadapi tantangan di bidang personel."
Ia menambahkan, "Masalah utamanya adalah bahwa pasukan yang besar tidak dapat dibentuk dalam semalam dan secara cepat."
Komandan tinggi pasukan NATO selanjutnya dengan menyatakan bahwa setiap unit organisasi militer membutuhkan komandan mulai dari tingkat menengah hingga komandan tinggi, mencatat, "Pasukan ini tidak dapat diciptakan dengan mudah dan dari ketiadaan, karena merekrut dan melatih mereka membutuhkan waktu."
Ia juga dengan menyebut bahwa untuk menyelesaikan masalah ini perlu menerapkan perubahan pada undang-undang wajib militer di negara-negara Eropa dan menjadikannya wajib, mengingatkan, "Perubahan-perubahan ini saat ini sedang berlangsung di sejumlah negara Eropa."
"Alexus Grynkewich, komandan tinggi pasukan NATO di Eropa, menyatakan bahwa angkatan bersenjata negara-negara Eropa menghadapi masalah kekurangan personel. Dalam wawancara dengan Bloomberg, ia menekankan bahwa membentuk pasukan besar adalah perkara yang memakan waktu dan tidak dapat dilakukan dalam semalam."(Sail)