Zakharova: Ancaman Uni Eropa Berasal dari Dalam Negara-Negara Itu Sendiri
https://parstoday.ir/id/news/world-i198912-zakharova_ancaman_uni_eropa_berasal_dari_dalam_negara_negara_itu_sendiri
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia dalam reaksi terhadap permintaan Perdana Menteri Latvia untuk menghentikan penerbitan visa bagi warga negara Rusia, mengatakan ancaman yang disebutkan pejabat Latvia ini berasal dari dalam Uni Eropa sendiri.
(last modified 2026-10-18T17:40:55+00:00 )
Okt 19, 2026 00:37 Asia/Jakarta
  • Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia
    Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia dalam reaksi terhadap permintaan Perdana Menteri Latvia untuk menghentikan penerbitan visa bagi warga negara Rusia, mengatakan ancaman yang disebutkan pejabat Latvia ini berasal dari dalam Uni Eropa sendiri.

Menurut laporan IRNA, Minggu, 18 Oktober 2026, Maria Zakharova pada hari Minggu dalam reaksi terhadap permintaan Andris Kulbergs, Perdana Menteri Latvia, untuk melarang penerbitan visa wisata bagi warga negara Rusia di negara-negara Uni Eropa, mengatakan ancaman hibrida yang disebutkannya saat ini juga ada di dalam perserikatan ini.

Kulbergs sebelumnya menuntut penghentian penerbitan visa wisata bagi warga negara Rusia di seluruh Uni Eropa dan menyebut tindakan ini sebagai cara untuk menghadapi ancaman hibrida.

Perdana Menteri Latvia dengan menyebut kekhawatiran keamanan dan apa yang disebutnya ancaman hibrida yang dinisbatkan kepada Rusia, meminta negara-negara Eropa memberlakukan pembatasan lebih lanjut terhadap perjalanan warga negara Rusia.

Permintaan ini diajukan dalam kondisi ketika isu pembatasan masuknya warga negara Rusia ke Uni Eropa dan intensifikasi kebijakan penerbitan visa, sekali lagi menjadi salah satu poros perselisihan antara Moskow dan negara-negara Eropa.

Setelah dimulainya perang Ukraina pada Februari 2022, Uni Eropa memberlakukan pembatasan dalam penerbitan visa bagi warga negara Rusia dan pada tahun-tahun berikutnya beberapa pembatasan diperketat. Namun, larangan umum penerbitan visa Schengen bagi semua warga negara Rusia belum diberlakukan.

Pejabat Rusia berkali-kali menyebut rencana-rencana pembatasan terhadap warga negaranya sebagai diskriminatif; sebaliknya, beberapa pemerintah Eropa mengaitkan pembatasan ini dengan pertimbangan keamanan.

“Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam reaksi terhadap permintaan Perdana Menteri Latvia Andris Kulbergs untuk menghentikan penerbitan visa wisata bagi warga Rusia di seluruh Uni Eropa, mengatakan ancaman hibrida yang disebutkan pejabat Latvia itu saat ini juga ada di dalam Uni Eropa sendiri.”(Sail)