Turki Bertekad Ciptakan Zona Aman di Suriah Utara
Perdana Menteri Turki mengabarkan upaya negaranya untuk menciptakan zona aman di Suriah utara guna menciptakan keamanan di perbatasan selatan.
"Turki berencana untuk menciptakan zona aman di Suriah utara," kata Binali Yildirim pada Jumat (9/9/2016) seperti dilansir FNA.
Ia mengklaim bahwa langkah Turki tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan provinsi-provinsi dan perbatasan selatan dari ancaman teroris Takfiri Daesh.
"Selama keamanan Turki terancam, maka negara ini akan melanjutkan operasinya di Suriah utara," imbuhnya.
Sementara itu, Mevlut Cavusoglu, Menteri Luar Negeri Turki dalam pertemuannya dengan Jens Stoltenberg, Sekretaris Jenderal NATO pada Jumat mengatakan, keputusan untuk menciptakan zona aman di Suriah utara bukan hanya keputusan Turki atau NATO, namun juga permintaan PBB.
Turki meluncurkan operasi "Perisai Eufrat" pada tanggal 24 Agustus 2016 dan masuk ke distrik Jarabulus, Provinsi Aleppo Suriah dengan dalih membersihkan daerah-daerah perbatasan dari keberadaan kelompok-kelompok teroris.
Pemerintah Damaskus telah mengecam keras masuknya tank-tank militer Turki ke Suriah dan menyebut langkah itu sebagai bukti nyata atas pelanggaran kedaulatan nasional negara ini.
Pasukan Turki sedikitnya berhasil telah menguasai kota Jarabulus dan Azaz, Suriah utara. (RA)