Rusia: Milisi Bersenjata di Suriah Langgar Gencatan Senjata
Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia mengabarkan kegagalan serangan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) ke Tadmor (Palmyra) dan mengumumkan bahwa kelompok-kelompok bersenjata di Suriah telah melakukan pelanggaran gencatan senjata sebanyak 60 kali
Seperti dilaporkan kantor berita, Rossiya Segodnya, Jenderal Viktor Poznikhir, seorang pejabat Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia pada Rabu (14/9/2016) menekankan pentingnya penghentian pelanggaran gencatan senjata oleh milisi bersenjata di Suriah.
Ia juga mengabarkan operasi pesawat-pesawat pembom Rusia di Suriah untuk menggagalkan serangan-serangan kelompok teroris Takfiri Daesh.
Pejabat Kementerian Pertahanan Rusia itu menegaskan, pasukan Angkatan Udara Rusia di Suriah berhasil menggagalkan serangan Daesh ke wilayah Tadmor dan menyebabkan beberapa teroris tewas.
Gencatan senjata yang dimulai pada Senin malam untuk jangka waktu selama tujuh hari itu merupakan hasil dari kesepakatan antara Rusia dan Amerika Serikat. Namun kelompok-kelompok bersenjata tidak mematuhi perjanjian tersebut. (RA)