Rusia Kritik Pendekatan AS Mengenai Suriah
Menteri Luar Negeri Rusia mengkritik pendekatan Amerika Serikat terkait krisis Suriah.
"Sekitar setahun ini, AS berjanji akan memisahkan kelompok-kelompok bersenjata yang ia sebut sebagai oposisi moderat yang didukungnya dari wilayah yang dikuasai oleh para teroris, namun hingga sekarang Washington tidak melakukan tindakan apapun," kata Sergei Lavrov.
Kementerian Luar Negeri Rusia pada Rabu (14/9/2016) menyinggung penentangan 21 kelompok bersenjata di Suriah terhadap gencatan senjata di negara ini dan menuntut AS untuk mencegah mereka menyulut perang.
Dalam pernyataannya, Kemlu Rusia juga memperingatkan AS dan semua negara yang memiliki pengaruh terhadap kelompok-kelompok bersenjata yang menentang perjanjian gencatan senjata untuk tidak membiarkan tindakan provokatif mereka yang dapat menghilangkan harapan atas tercapainya solusi politik di Suriah.
Gencatan senjata yang dimulai pada Senin malam untuk jangka waktu selama tujuh hari itu merupakan hasil dari kesepakatan antara Rusia dan Amerika Serikat. Namun kelompok-kelompok bersenjata tidak mematuhi perjanjian tersebut. (RA)