Duterte: Abu Sayyaf Ingin Bentuk Pemerintah Ala Daesh
https://parstoday.ir/id/news/world-i20836-duterte_abu_sayyaf_ingin_bentuk_pemerintah_ala_daesh
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengecam aksi-aksi kelompok teroris Abu Sayyaf di negaranya dan mengatakan, "Kelompok ini berniat membentuk sebuah sistem [kekuasan] Daesh di Asia Tenggara dan Filipina."
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 18, 2016 01:32 Asia/Jakarta
  • Rodrigo Duterte
    Rodrigo Duterte

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengecam aksi-aksi kelompok teroris Abu Sayyaf di negaranya dan mengatakan, "Kelompok ini berniat membentuk sebuah sistem [kekuasan] Daesh di Asia Tenggara dan Filipina."

AFP dari Manila melaporkan pada Sabtu (17/9), Duterte yang dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan kegeramannya terhadap aksi-aksi Abu Sayyaf, afiliasi Daesh di negaranya, menilai aksi pemboman Jumat malam di kota Davao, yang menewaskan 15 orang dan melukai lebih dari 70 lainnya, sebagai aksi kriminal dan upaya tawar-menawar untuk membentuk pemerintah khilafah ala Daesh di Filipina.

 

Duterte di hadapan militer di Manila mengatakan, "Dengan melakukan tindak kejahatan tersebut, kelompok teroris Abu Sayyaf tidak memiliki tujuan lain kecuali perekrutan anggota lebih banyak untuk Daesh."

 

Ditambahkannya, kelompok ini sekarang telah melupakan ideologi mereka dan hanya memikirkan mendapatkan profit bahkan melalui cara-cara tindak kejahatan.  

 

Kelompok teroris Abu Sayyaf melakukan berbagai aksi kejahatan seperti pemboman, penculikan dan menuntut tebusan. Tahun ini dua warga asal Kanada dan seorang pemuda Filipina diculik dari sebuah wilayah wisata dan dieksekusi.

 

Kelompok ini dibentuk pada 1991 dengan berafiliasi pada kelompok Al-Qaeda dan berhubungan dengan sejumlah kelompok teroris di wilayah Asia Tenggara.

 

Pada tahun 2014, Abu Sayyaf bertanggung jawab atas insiden ledakan sebuah kapal menewaskan lebih dari 100 orang.(MZ)