Sarkozy: Tanpa Iran dan Rusia, Timteng takkan Pernah Damai
https://parstoday.ir/id/news/world-i24895-sarkozy_tanpa_iran_dan_rusia_timteng_takkan_pernah_damai
Nicolas Sarkozy, mantan Presiden Perancis dalam debat calon presiden dari Partai Republik negara itu mengatakan, tanpa Iran dan Rusia, perdamaian di antara negara-negara sekitar Laut Mediterania, tidak akan terwujud.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 04, 2016 13:01 Asia/Jakarta
  • Nicolas Sarkozy, mantan Presiden Perancis
    Nicolas Sarkozy, mantan Presiden Perancis

Nicolas Sarkozy, mantan Presiden Perancis dalam debat calon presiden dari Partai Republik negara itu mengatakan, tanpa Iran dan Rusia, perdamaian di antara negara-negara sekitar Laut Mediterania, tidak akan terwujud.

Stasiun televisi France 24 (3/11) melaporkan, dalam debat kedua untuk memilih calon presiden Perancis mendatang dari Partai Republik, yang digelar Kamis malam, Nicolas Sarkozy, mantan Presiden negara itu menyinggung peran dominan Iran dan Rusia.

Sarkozy menjelaskan, jika ada yang berpikir bisa mewujudkan perdamaian di wilayah sekitar Laut Mediterania tanpa Tehran dan Moskow, maka ia sepenuhnya keliru.

Ia menambahkan, kebijakan luar negeri saya adalah menjadikan masalah ini sebagai prioritas mutlak.

Tujuh kandidat capres Perancis yang diajukan dari Partai Republik menyampaikan program-programnya selama 2,5 jam dan dalam kesempatan itu sejumlah kritik juga dilayangkan atas lima tahun kepemimpinan presiden sebelumnya.

Alain Juppe, mantan Perdana Menteri, Nicolas Sarkozy, mantan Presiden, Francois Fillon, mantan PM, dan Bruno Le Maire, Nathalie Morizet dan Jean Francois Cope, yang semuanya mantan menteri Perancis, dan Jean Frederic Poisson, anggota Parlemen negara itu, turut berpartisipasi dalam debat tersebut.

Putaran pertama pemilihan internal partai-partai sayap kanan Perancis akan digelar 17 hari mendatang. (HS)