Oxfam: Hentikan Penjualan Senjata ke Saudi !
Koalisi global untuk mengontrol senjata, Oxfam mendesak negara-negara dunia untuk menghentikan penjualan senjata-senjata mematikan ke Arab Saudi, karena digunakan untuk membantai warga sipil Yaman.
PressTV (27/2) melaporkan, dalam laporan yang dirilis Oxfam, Jumat (26/2) di situs resmi Amnesti Internasional, disinggung putaran terbaru perundingan terkait implementasi perjanjian perdagangan senjata yang rencananya akan digelar di Jenewa, Swiss, 29 Februari 2016.
Dalam laporannya Oxfam mengajak negara-negara dunia untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi.
Menurut keterangan Oxfam, Perancis, Jerman, Italia, Montenegro, Belanda, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Inggris dan Amerika Serikat adalah negara-negara yang menjual senjata ke Saudi senilai lebih dari 25 milyar dolar pada tahun 2015.
Laporan Oxfam juga menyebutkan bahwa persenjataan dimaksud meliputi pesawat tanpa awak, bom, torpedo, roket dan peluru kendali.
Amnesti Internasional menegaskan, jenis-jenis senjata itulah yang sekarang digunakan Saudi dan sekutunya dalam serangan udara darat atas Yaman.
Hal itu, kata Amnesti Internasional, termasuk kejahatan perang yang melanggar tegas hak asasi manusia. (HS)