Trump Menangi Pilpres AS, Meksiko Antisipasi Deportasi Massal
https://parstoday.ir/id/news/world-i25888-trump_menangi_pilpres_as_meksiko_antisipasi_deportasi_massal
Pemerintah Meksiko mempersiapkan rencana untuk menghadapi kemungkinan deportasi massal dari Amerika Serikat ketika presiden terpilih Donald Trump mulai menjabat pada Januari 2017 mendatang.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 16, 2016 10:20 Asia/Jakarta
  • Trump Menangi Pilpres AS, Meksiko Antisipasi Deportasi Massal

Pemerintah Meksiko mempersiapkan rencana untuk menghadapi kemungkinan deportasi massal dari Amerika Serikat ketika presiden terpilih Donald Trump mulai menjabat pada Januari 2017 mendatang.

Dalam konferensi pers pada Senin (14/11), juru bicara kepresidenan Meksiko, Eduardo Sanchez, mengungkapkan bahwa deportasi akan menjadi bagian dari agenda yang dibahas oleh Presiden Enrique Peña Nieto dan Trump.

CNN melaporkan, menurut Sanchez, Menteri Luar Negeri Meksiko, Claudia Ruiz telah mengkoordinasikan berbagai upaya dan rencana untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan ketika deportasi dimulai.

Kantor Kepresidenan Meksiko menyatakan bahwa Nieto sudah menghubungi presiden Barack Obama, soal berbagai kesepakatan antara kedua negara yang masih berlangsung, termasuk soal pertumbuhan ekonomi, memerangi geng kriminal dan imigrasi.

Presiden terpilih Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan keputusannya untuk mengusir sekitar tiga juta imigran gelap dari negara itu.

Situs stasiun televisi RTBF (13/11) melaporkan, Donald Trump, Presiden terpilih Amerika dalam wawancara dengan TV CBS mengatakan, pengusiran atau pemenjaraan para imigran gelap termasuk para imigran yang memiliki catatan kriminal dan penyelundup narkotika, merupakan salah satu langkah yang akan dilakukan.

Trump menaksir jumlah imigran ilegal yang ada di Amerika berkisar antara dua hingga tiga juta orang, namun prioritas utamanya adalah mendeportasi mereka ke negara asal demi menjaga keamanan.

Pada saat yang sama, Presiden terpilih Amerika itu juga mengumumkan keputusannya untuk membangun tembok pembatas di sepanjang perbatasan Amerika dan Meksiko.