Rusia Minta Erdogan Klarifikasi Pernyataan Anti Assad
Komentar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang menyebut tujuannya di Suriah adalah untuk mengakhiri pemerintahan Bashar al-Assad, telah mengundang kekhawatiran di Moskow.
Juru bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov mengatakan, Rabu (30/11/2016) bahwa pernyataan Erdogan bertentangan dengan jaminan sebelumnya dan tidak sinkron dengan penilaian Moskow terhadap situasi saat ini. Demikian dilaporkan televisi al-Alam.
"Ini adalah pernyataan yang sangat serius. Ini bertentangan dengan statemen sebelumnya oleh para pejabat Turki dan dengan pemahaman kita tentang situasi," ujarnya.
"Kami berharap bahwa dalam waktu dekat akan ada penjelasan mengenai hal ini dari mitra kami di Turki," tegas Peskov.
"Sebelum membuat penilaian apapun, kami berharap bahwa posisi tersebut akan diklarifikasi," tambahnya.
Pada Selasa lalu, Erdogan dalam sebuah seminar di Istanbul mengatakan bahwa tujuan pasukan Turki melakukan operasi di wilayah Suriah adalah menggulingkan pemerintahan Assad. (RM)