PM Turki Kunjungi Irak
Perdana Menteri Turki, Binali Yıldırım dilaporkan bakal mengunjungi Baghdad dalam upaya memulihkan hubungan negara ini dengan Irak.
Kurdpress melaporkan, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyatakan, lawatan Binali Yıldırım ke Irak yang sebelumnya dijadwalkan pada 5 Januari 2017 dibatalkan karena insiden bom di Izmir, akan digelar hari ini (Sabtu 7/1).
Selama di Baghdad Binali Yıldırım akan bertemu dengan sejawatnya dari Irak, Haider al-Abadi dan hari Ahad (8/1) akan bertemu dengan Nechervan Barzani, kepala wilayah otonomi Kurdistan di Arbil.
Menurut sumber ini, isu penempatan militer Turki di Tal Afar dan Bashiqa serta keberadaan Partai Buruh Kurdistan Turki (PKK) di Sinjar menjadi agenda utama dialog petinggi Turki dan Irak.
Pemerintah dan pejabat Irak berulang kali meminta Turki menarik pasukannya dari wilayah utara negara ini, namun petinggi Ankara tanpa mengindahkan permintaan pemerintah Baghdad masih bersikeras menempatkan pasukannya di negara ini dengan dalih memerangi terorisme.
Turki sejak akhir 2015 menempatkan ratusan pasukannya secara ilegal di pangkalan militer Bashiqa di Mosul, Provinis Nineveh, utara Irak dengan alasan memberi pelatihan kepada pasukan Peshmerga Kurdi serta memerangi teroris. (MF)