AS Akui Warga Sipil Ikut Tewas dalam Serbuan ke Yaman
Komando Sentral Amerika Serikat, mengakui bahwa penyerbuan pasukan khusus AS di Yaman pada 29 Januari telah menewaskan warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak.
Seperti dilansir AFP, Kamis (2/2/2017), seorang pejabat Yaman sebelumnya mengatakan bahwa 16 warga sipil tewas dalam serangan itu; delapan perempuan dan delapan anak-anak.
Ini merupakan serangan pertama pasukan Navy SEAL ke Yaman sejak Donald Trump resmi berkantor di Gedung Putih. Penyerbuan ini dilakukan dengan dalih memerangi Al Qaeda.
Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) memanfaatkan kekacauan di Yaman untuk memperkuat pengaruhnya di kawasan.
Serangan Arab Saudi ke Yaman telah menciptakan kekacauan dan membuat 18,2 juta rakyat Yaman membutuhkan bahan makanan darurat. Menurut data UNICEF, sekitar 3,3 juta orang, termasuk 2,2 juta anak-anak di seluruh Yaman menderita gizi buruk akut.
Agresi Saudi juga telah menewaskan lebih dari 11 ribu warga Yaman dan melukai puluhan ribu lainnya. Jutaan warga Yaman juga mengungsi dan sarana infrastruktur negara itu porak-poranda. (RM)