Wakil PM Malaysia Kritik Swiss terkait Kasus Dugaan Korupsi
Wakil Perdana Menteri Malaysia mengkritik Kejaksaan Agung Swiss yang mengumumkan tuduhan korupsi senilai empat miliar dolar oleh perusahaan-perusahaan pemerintah Malaysia.
Seperti dilansir IRNA, Kejaksaan Agung Swiss pekan lalu mengabarkan kasus korupsi di perusahaan-perusahaan pemerintah Malaysia senilai empat miliar dolar.
Kejaksaan Agung Swiss meminta pemerintah Malaysia untuk bekerjasama dalam penyelidikan kasus ini.
Kantor Kejaksaan Agung Swiss dalam pernyataan pada Selasa (2/2/2016) menyebutkan bahwa Najib Tun Razak, Perdana Menteri Malaysia tidak berada dalam daftar tertuduh dalam kasus korupsi tersebut.
Ahmad Zahid Hamidi, Wakil PM Malaysia mengatakan, para pejabat Swiss seharusnya menjelaskan masalah ini dengan mitra-mitranya di Malaysia, sebab, jika tidak, tindakan mereka akan mempengaruhi hubungan kedua negara.
Sementara itu, Kejaksaan Agung Malaysia telah mengumumkan kesiapan negara ini untuk bekerjasama dengan Swiss guna menyelidiki kasus korupsi empat miliar tersebut.
Di sisi lain, sejumlah pejabat mengklaim adanya kemungkinan kesalahan bahwa uang tersebut ditransfer dari rekening pemerintah Malaysia ke bank-bank Swiss. (IRIB Indonesia/RA)