Ketua Parlemen Eropa Kritik Turki terkait Kebebasan Media
Ketua Parlemen Eropa mengkritik penyerbuan polisi Turki terhadap kantor surat kabar Zaman milik oposisi partai berkuasa di negara itu.
Martin Schulz menyampaikan kritikannya tersebut dalam wawancara dengan surat kabar Tagesspiegel, Sabtu (5/3/2016).
Ia mengatakan, Turki sedang kehilangan peluang bersejarah untuk menciptakan hubungan yang baik dengan Uni Eropa.
Schulz menambahkan, serangan terhadap Kurdi dan pelemahan kebebasan media di Turki sangat mengkhawatirkan.
"Parlemen Eropa berharap bisa mendengar jawaban jelas tentang masalah tersebut dari para pejabat Turki," ujarnya.
Turki menyita kantor surat kabar Zaman pada hari Jumat karena mengkritik pemerintah. Polisi Turki menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan ribuan pendukung yang berkumpul di luar kantor surat kabar itu.
Pemerintah Ankara menuding surat kabar Zaman memiliki hubungan dengan Fethullah Gulen, penentang utama Presiden Recep Tayyip Erdogan yang bermukim di Amerika Serikat.
Pemerintah kemudian mengambil alih kontrol Zaman dan membentuk kepemimpinan baru. (RA)