Gara-gara Sistem THAAD, Hubungan Korsel-Cina Memanas
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, mengkritik keputusan Cina yang melarang warganya berwisata ke negara itu sebagai pembalasan atas penempatan sistem rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) AS di Korsel.
Seluruh operator tur di Cina telah menangguhkan pemberangkatan wisatawan ke Korsel sebagai protes atas penyebaran sistem THAAD. Demikian dilaporkan kantor berita IRNA.
Kemenlu Korsel dalam sebuah pernyataan, Sabtu (4/3/2017) menyatakan bahwa sangat disayangkan tindakan balasan Cina yang melarang warganya mengunjungi Korsel.
Menlu Korsel Yun Byung-se menegaskan bahwa jika benar Beijing telah membuat keputusan itu, Seoul juga akan mengambil langkah serupa.
Hampir separuh dari total wisatawan yang mengunjungi Korsel selama setahun berasal dari Cina. Penghentian ini akan melipatgandakan tekanan terhadap ekonomi Korsel dan sektor pariwisata mereka.
Dalam merespon penyebaran sistem THAAD, Beijing juga menghentikan sebagian transaksi perdagangan dan kerjasama budaya dengan Seoul.
Pemerintah Korsel pada Juli 2016 memutuskan penempatan sistem THAAD AS di wilayahnya untuk melawan apa yang disebut ancaman rudal Korea Utara.
Keputusan tersebut mendapat penentangan dari Rusia dan Cina. (RM)