Rusia: Kami akan Lanjutkan Perang Lawan Daesh tanpa AS
-
Dmitry Peskov
Menjawab klaim Amerika Serikat terkait pemutusan kerja sama dengan Rusia dalam perang melawan kelompok teroris Daesh, Dmitry Peskov, Juru Bicara Kremlin, Sabtu (4/3) mengatakan, Moskow akan melanjutkan perang melawan Daesh tanpa Amerika.
IRNA (4/3) melaporkan, sejumlah media Rusia dan Amerika, Sabtu (4/3) mengabarkan keputusan Donald Trump, Presiden Amerika untuk menangguhkan kerja sama dengan Rusia dalam perang melawan Daesh.
Menyusul tuduhan dilakukannya kontak beberapa pejabat Amerika dengan Duta Besar Rusia di Washington, Trump diduga terpaksa mengambil keputusan semacam ini.
Rusia sejak 30 September 2015 atas permintaan resmi pemerintah Suriah melancarkan serangan udara terhadap posisi-posisi kelompok teroris Daesh dan Front Al Nusra dengan menggunakan unit pasukannya yang ditempatkan di pangkalan udara Hmeimim, Provinsi Latakia, Suriah.
Krisis Suriah pecah tahun 2011 akibat serangan luas kelompok-kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya termasuk Turki untuk menggulingkan pemerintahan konstitusional Bashar Al Assad, Presiden Suriah. (HS)