Cina Akan Membangun "Tembok Baja" di Wilayah Muslim
-
Muslim Uighur Cina
Presiden Cina menginstruksikan militer negara ini untuk membangun "Tembok Baja" di sekitar wilayah bergolak barat Xinjiang, yang penduduknya adalah kelompok minoritas Uighur yang sebagian besar Muslim.
Xi Jinping pada Sabtu (11/3/2017) selama sesi parlemen, mendesak pihak berwenang untuk mengupayakan "perdamaian dan stabilitas permanen" di wilayah perbatasan, yang telah menyaksikan meningkatnya serangan dan teror yang diklaim Beijing sebagai ulah kelompok separatis Uighur lokal. Demikian dilaporkan The guardian.
Pernyataan pemimpin Cina itu mengemuka setelah serangkaian pawai militer besar "anti-teror" di Xinjiang.
Puluhan ribu pasukan Cina bersenjata berat telah dikerahkan ke jalan-jalan di Xinjiang dalam beberapa pekan terakhir, dan bersumpah untuk mengobarkan "perang teror" terhadap separatis.
Beijing menuding kelompok separatis Uighur sebagai merencanakan serangan di wilayah yang memiliki kekayaan melimpah itu.
Di satu sisi, etnis Uighur mengeluhkan diskriminasi dan marjinalisasi oleh pemerintah Cina.
Xinjiang telah selama beberapa dekade menghadapi gelombang kekerasan etnis, sebuah proses yang diyakini oleh para analis sebagai dampak perlakuan buruk pemerintah terhadap etnis Uighur.(MZ)