Volume Penerbangan Korsel-Cina Berkurang Pasca Ketegangan Soal THAAD
https://parstoday.ir/id/news/world-i34494-volume_penerbangan_korsel_cina_berkurang_pasca_ketegangan_soal_thaad
Perusahaan-perusahaan penerbangan Korea Selatan mengurangi volume penerbangannya ke Cina menyusul ketegangan antara kedua negara pasca penempatan sistem rudal canggih Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Amerika Serikat di Korea Selatan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 15, 2017 13:00 Asia/Jakarta
  • Korean Air
    Korean Air

Perusahaan-perusahaan penerbangan Korea Selatan mengurangi volume penerbangannya ke Cina menyusul ketegangan antara kedua negara pasca penempatan sistem rudal canggih Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Amerika Serikat di Korea Selatan.

IRNA melaporkan, berbagai maskapai Korea Selatan pada Rabu (15/3/2017) menyatakan, mengingat penurunan jumlah penumpang dan wisatawan asal Cina, maka volume penerbangannya juga diturunkan.  

 

Korean Airline, maskapai nasional Korsel menyatakan, sekitar 80 persen penerbangan ke Cina telah dikurangi dan ini akan berlanjut hingga satu setengah bulan.

 

Lembaga Wisata Nasional Cina sebelumnya juga memperingatkan para pelancong dan turis Cina soal perjalanan ke Korea Selatan, pasca meruncingnya ketegangan antara kedua negara menyangkut penempatan sistem rudal THAAD.

 

Amerika Serikat dan Korea Selatan pada Juni 2016 menandatangani kesepakatan penempatan rudal canggih THAAD dengan tujuan mengantisipasi  serangan potensial dari Korea Utara. Langkah itu ditentang keras oleh Cina dan Rusia.  

 

Sistem rudal THAAD adalah produksi perusahaan Lockheed Martin AS, yang didesain untuk mencegat rudal balistik pada ketinggian cukup jauh dan mampu membidik target dari jarak 2.000 kilometer.

 

Pemerintah Cina mengklaim bahwa penempatan rudal THAAD di Korea Selatan itu akan merusak perimbangan kekuatan di kawasan.(MZ)