Afghanistan Diminta Berhenti Bergantung pada NATO
-
Jens Stoltenberg
Sekjen Pakta Pertahanan Atlantik Utara, Nato mengatakan, Afghanistan dalam jangka panjang tidak boleh bergantung pada militer negara asing anggota NATO.
Tasnim News (15/3) melaporkan, Jens Stoltenberg, Sekjen NATO menuturkan, 15 tahun lalu di Afghanistan tidak ada satupun tentara asing, dan sekarang negara ini punya kemampuan untuk mengemban tugas menjaga keamanan, dan pemerintah pusat dengan kerja sama NATO telah meraih sejumlah prestasi yang baik.
Sekjen NATO menegaskan, ada banyak kelompok teroris di Afghanistan dan negara ini berhadapan dengan masalah-masalah keamanan yang tidak sedikit.
Statemen Sekjen NATO itu disampaikan padahal sejak masuknya pasukan Amerika Serikat ke Afghanistan tahun 2001 lalu dengan dalih memerangi terorisme, bukan saja ancaman-ancaman keamanan tidak berhasil ditumpas, bahkan terorisme di negara itu telah berubah menjadi ancaman bagi seluruh kawasan.
Amerika dan sekutu-sekutunya adalah negara yang menyebarluaskan terorisme dan instabilitas di kawasan termasuk di Afghanistan dan keamanan kawasan bisa kembali pulih jika pasukan asing ditarik dari negara itu. (HS)