Turki Bersiap Gelar Operasi Militer Baru di Suriah
-
pasukan Turki
Militer Turki mengabarkan kesiapan 4000 tentara negara itu untuk menggelar operasi baru di Utara Suriah.
IRIB (2/4) mengutip stasiun televisi Al Hadath melaporkan, Turki sudah menyiapkan 4000 personil militer untuk menghadapi pertempuran yang didukung pasukan negara ini di Utara Suriah. Operasi militer ini kurang lebih sama dengan operasi sebelumnya yang diberi sandi Perisai Furat.
Kepada kelompok-kelompok bersenjata anti-Suriah, militer Turki juga mengumumkan maksudnya untuk memulai operasi dari arah kota Al Bab ke kota Raqqa, Suriah.
Para pengamat menilai ada kaitan antara keputusan Turki menggelar operasi baru di Suriah dengan kunjungan Rex Tillerson, Menlu Amerika ke Ankara baru-baru ini dan ancaman Washington untuk menggunakan pasukan Unit Proteksi Rakyat Kurdi, PYD jika Turki menolak melancarkan operasi tersebut.
Pada saat yang sama, menurut keterangan pemerintah Suriah, Turki dengan dalih memerangi terorisme, selain mendukung kelompok-kelompok bersenjata dan teroris di Suriah, juga megobati anasir-anasir teroris yang terluka di rumah sakit-rumah sakitnya.
Krisis Suriah pecah pada tahun 2011 akibat serangan luas kelompok-kelompok teroris dukungan Amerika Serikat dan sekutu-sekutu regionalnya termasuk Arab Saudi dan Turki untuk menggulingkan pemerintahan konstitusional Bashar Al Assad, Presiden Suriah. (HS)