Paul Ryan: Iran Pelaku Penyebaran Terorisme
-
Paul Ryan
Ketua DPR Amerika Serikat, Paul Ryan Rabu malam kembali mengklaim, Republik Islam Iran pelaku penyebaran terorisme di kawasan.
IRIB melaporkan, klaim Paul Ryan anti Republik Islam Iran di acara tanya jawab di Exchange Inggris dirilis di saat negara-negara kawasan termasuk Irak, Suriah dan Yaman selama beberapa tahun terakhir dilanda gelombang serangan, instabilitas dan pembantaian rakyat tak berdosa oleh kelompok teroris dukungan Amerika Serikat.
Paul Ryan di London seraya menekankan bahwa merusak Kesepakatan Rencana Aksi Bersama (JCPOA) cukup terlambat menjelaskan, AS harus memikirkan penerapan sanksi baru terhadap Republik Islam Iran dengan alasan non nuklir termasuk perluasan terorisme dan uji coba rudal,
Ketua DPR AS sebelumnya seraya menekankan bahwa sudah terlambat untuk merusak JCPOA menjelaskan, harus diupayakan supaya Iran membayar mahal akan kesepakatan ini.
Represi, sabotase dan tidak komitmen terhadap janji oleh pejabat Amerika sejak implementasi kesepakatan nuklir antara Iran dan Kelompok 5+1 terjadi di saat menurut pengakuan IAEA, PBB dan Dewan Keamanan, Tehran senantiasa komitmen terhadap janjinya di JCPOA.
Sebelumnya Presiden AS, Donald Trump menyatakan bahwa Komisi Keamanan Nasional tengah mengkaji JCPOA untuk memperjelas apakah penangguhan sanksi terhadap Iran sesuai dengan kepentingan keamanan nasional Amerika.
Donald Trump berbeda dengan sikap pihak lain di JCPOA (Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, Cina dan Uni Eropa) menekankan bahwa kesepakatan nuklir adalah perjanjian terburuk yang selama ini.
Trump selama masa kampanye pilpres kerap menyebut JCPOA sebagai tragedi dan kesepakatan terburuk dunia. Ia berjanji akan merobek kesepakatan ini jika terpilih sebagai presiden. (MF)