Juara di Luar Lapangan; Tiongkok Raup Untung Besar dari Piala Dunia
https://parstoday.ir/id/news/world-i193418-juara_di_luar_lapangan_tiongkok_raup_untung_besar_dari_piala_dunia
Pars Today - Bersamaan dengan persiapan tim nasional Spanyol dan Argentina untuk menggelar final Piala Dunia 2026, Tiongkok tanpa menginjakkan kaki di rumput lapangan, telah merebut hadiah utama "ekonomi" turnamen ini.
(last modified 2026-07-20T11:55:11+00:00 )
Jul 20, 2026 11:15 Asia/Jakarta
  • Produk pakaian olahraga Tiongkok di Piala Dunia 2026
    Produk pakaian olahraga Tiongkok di Piala Dunia 2026

Pars Today - Bersamaan dengan persiapan tim nasional Spanyol dan Argentina untuk menggelar final Piala Dunia 2026, Tiongkok tanpa menginjakkan kaki di rumput lapangan, telah merebut hadiah utama "ekonomi" turnamen ini.

Sebagaimana dilaporkan IRNA dari South China Morning Post (SCMP), 19 Juli 2026, Piala Dunia tahun ini yang menjadi tuan rumah bersama tiga negara, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, telah mengalirkan keuntungan besar ke kantong banyak perusahaan Tiongkok. Perusahaan-perusahaan ini memproduksi dan mengekspor berbagai macam barang olahraga dan produk terkait kompetisi ini ke pasar global.

"Zheng Ziyi", manajer salah satu perusahaan ekspor pakaian di Provinsi Jiangxi di tengah Tiongkok, mengatakan bahwa setelah kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal turnamen ini, pesanan untuk kaus tim nasional Argentina meningkat secara dramatis.

Dengan merujuk pada peningkatan permintaan tahun ini yang telah memperluas kegiatan perusahaannya ke pasar Eropa, ia menambahkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, penjualan kaus olahraga meningkat 60 persen.

Eropa dengan cepat menjadi salah satu tujuan ekspor utama perusahaan ini, dan menempati posisi ketiga setelah Asia Tenggara dan Amerika Latin.

Menurut Zheng, "Meskipun strategi perusahaan di pasar tradisional adalah keuntungan kecil dan volume penjualan tinggi, pelanggan Eropa bersedia membayar harga yang lebih tinggi, dan hal ini mengkompensasi lonjakan biaya transportasi."

Menurutnya, permintaan tertinggi adalah untuk kaus para bintang sepak bola populer, dengan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappé, dan Erling Haaland berada di puncak daftar.

Menurut laporan media Tiongkok ini, "Meskipun data terkini menunjukkan kelemahan ekonomi domestik Tiongkok sampai batas tertentu, perdagangan luar negeri negara itu justru meningkat. Menurut data bea cukai Tiongkok, ekspor negara itu pada bulan Juni meningkat 27 persen, dan pada paruh pertama tahun secara keseluruhan meningkat 17,6 persen."

Para pejabat bea cukai juga mengingatkan bahwa Piala Dunia telah mendorong lonjakan permintaan global untuk barang-barang olahraga, dan Tiongkok, yang dalam beberapa tahun terakhir menguasai lebih dari 40 persen ekspor peralatan olahraga global dan merupakan eksportir terbesar, telah memperoleh manfaat terbesar dari gelombang ini.

Pejabat bea cukai Tiongkok mengatakan bahwa nilai ekspor barang dan peralatan olahraga Tiongkok pada paruh pertama tahun mencapai 67,53 miliar yuan (sekitar 9,97 miliar dolar AS).

Meskipun tim nasional Tiongkok belum lolos ke Piala Dunia sejak 2002, dan satu-satunya partisipasi itulah satu-satunya pengalaman negara ini dalam kompetisi ini, Beijing tetap memiliki kehadiran yang kuat di dalam dan sekitar lapangan.

Tiongkok memproduksi seragam olahraga untuk beberapa tim yang tampil di Piala Dunia, dan beberapa perusahaan negara itu juga mendapatkan posisi iklan yang menonjol di stadion-stadion kota tuan rumah. Di antara perusahaan-perusahaan ini adalah Hisense, produsen elektronik.

Jennifer Hsu, profesor di Western Sydney University, dalam laporan yang diterbitkan pada bulan Juli untuk lembaga pemikir Australia Lowy Institute, menulis bahwa perusahaan-perusahaan Tiongkok, dengan mengaitkan merek dan produk mereka dengan pengalaman bersama global, terutama acara seperti sepak bola yang memiliki muatan emosional dan kegembiraan tinggi, secara bertahap membuka ruang di kehidupan sehari-hari audiens di seluruh dunia.

Menurut laporan media ini, dengan kompetisi Piala Dunia mendekati hari-hari terakhirnya, tantangan utama bagi perusahaan Tiongkok sekarang adalah mempertahankan momentum dan kemakmuran bisnis ini.(Sail)