Rusia: Zona De-eskalasi Konflik akan Akhiri Krisis Suriah
-
Alexander Fomin
Deputi Menteri Pertahanan Rusia, Alexander Fomin mengatakan, pelaksanaan kesepakatan untuk membentuk zona de-eskalasi di Suriah secara praktis akan mengurangi konflik dan mengakhiri perang sipil.
"Pelaksanaan memorandum tersebut sangat penting untuk menghentikan perang sipil di Suriah, kata Fomin dalam sebuah pernyataan hari Jumat (5/5/2017) seperti dilansir Sputniknews.
Menurut dokumen itu, pertempuran antara pasukan pemerintah Suriah dan kelompok opisisi bersenjata akan berakhir mulai tanggal 6 Mei 2017.
"Pada saat yang sama, penandatanganan dokumen itu didukung oleh PBB, Amerika Serikat dan Arab Saudi," tambahnya.
Pada tanggal 4 Mei, Rusia, Iran dan Turki – penjamin gencatan senjata Suriah – menyatakan bahwa mereka menyetujui sebuah memorandum untuk membentuk empat zona de-eskalasi konflik di Suriah.
Empat zona zona de-eskalasi konflik di Suriah akan dibentuk di Provinsi Idlib, wilayah utara kota Homs, timur Ghouta dan selatan Suriah. (RM)