Presiden Filipina Beri Ultimatum Terakhir untuk Daesh
-
Rodrigo Duterte
Presiden Filipina memperingatkan milisi bersenjata yang berafiliasi ke kelompok teroris Daesh di negara itu agar segera berunding sebelum kesempatan damai berakhir.
ISNA (26/5) melaporkan, Rodrigo Duterte, Presiden Filipina, Jumat (26/5) mengatakan, kami ingin menggelar perundingan dengan milisi bersenjata yang menamakan diri Maute.
Kelompok teroris Maute sejak empat hari lalu terlibat pertempuran sengit dengan pasukan pemerintah Filipina di kota Marawi, kepulauan Mindanao.
Duterte, Selasa lalu mengumumkan darurat militer di kepulauan Mindanao setelah lebih dari 100 anasir teroris Maute menduduki sebagian kota Marawi.
Ia memperingatkan, kondisi darurat militer ini dapat diberlakukan di seluruh wilayah negara. (HS)