Babak Baru Skandal Hubungan Trump-Rusia
https://parstoday.ir/id/news/world-i38680-babak_baru_skandal_hubungan_trump_rusia
Direktur FBI yang dipecat, James Comey berencana akan memberikan kesaksian di hadapan para senator AS terkait hubungan Presiden Donald Trump dengan Rusia. Keputusan Comey pertanda dimulainya sebuah babak baru dalam proses pengusutan skandal hubungan Trump-Rusia.
(last modified 2026-08-01T18:06:35+00:00 )
Jun 01, 2017 12:11 Asia/Jakarta

Direktur FBI yang dipecat, James Comey berencana akan memberikan kesaksian di hadapan para senator AS terkait hubungan Presiden Donald Trump dengan Rusia. Keputusan Comey pertanda dimulainya sebuah babak baru dalam proses pengusutan skandal hubungan Trump-Rusia.

Comey dijadwalkan akan hadir di Komite Intelijen Senat AS pada awal pekan depan untuk menjelaskan kemungkinan hubungan tim kampanye Trump dengan Rusia dalam pilpres tahun lalu.

Sidang dengar pendapat ini akan membahas isu campur tangan Rusia dalam proses pemilu presiden AS tahun 2016, kontak rahasia tim kampanye Trump dengan Moskow, dan alasan pemecatan mendadak Comey sebagai direktur FBI.

Dalam pertemuan itu, Comey diperkirakan akan menyinggung permintaan Trump kepada dirinya untuk menghentikan penyelidikan kasus kolusi mantan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Michael Flynn dengan Rusia. Kuat dugaan bahwa mantan bos FBI itu dipecat karena menolak permintaan Trump tersebut.

Jika Comey mengaku mendapat tekanan dari presiden untuk menutup berkas investigasi Flynn, maka untuk pertama kalinya nama Donald Trump secara langsung terseret dalam kasus kontak rahasia Trump-Rusia.

Sejauh ini, para penasihat dan orang-orang dekat Trump termasuk Jared Kushner, dicurigai memiliki hubungan rahasia dengan Moskow dan menyimpan informasi berharga tentang kontak tersebut. Namun, jika benar Trump menekan Comey agar menghentikan investigasi FBI, maka ia akan menghadapi tuduhan menghalangi upaya mengungkap fakta.

Tudingan tersebut cukup untuk melayangkan pengaduan terhadap Trump dan mewacanakan pemakzulan (impeachment) presiden.

Sebelum ini, anggota Kongres dari Republik, Justin Amash dan Carlos Curbelo mengatakan bahwa jika terbukti Trump meminta FBI untuk membatalkan penyelidikan terhadap Flynn, maka itu layak dilakukan impeachment.

Trump tentu saja melakukan perlawanan dan membantah semua tuduhan tersebut sehingga tidak melebar ke isu-isu lain.

Setelah melakukan kunjungan sembilan hari ke Timur Tengan dan Eropa, Trump kembali menuding media berbohong dan mengarang cerita. Dia juga ingin menyelamatkan menantunya, Kushner dari tuduhan memiliki koneksi dengan Rusia.

Kushner dalam pertemuan dengan duta besar rusia di Washington, pernah membahas pembentukan jalur komunikasi rahasia antara Gedung Putih dan Istana Kremlin. Jika ini terbukti, ia bisa dianggap sebagai mata-mata Rusia.

Kongres AS bahkan ingin mengusut kasus komunikasi Menteri Kehakiman Jeff Sessions dan Jaksa Agung saat ini dengan Rusia selama masa pertarungan pilpres.

Meski demikian, masih ada keraguan serius tentang nasib penyelidikan kasus-kasus yang menyeret nama Trump, mengingat Kongres dikuasai oleh kubu Republik. (RM)