Usulan Perpanjangan Kondisi Darurat di Turki
-
Binali Yıldırım, Perdana Menteri Turki
Perdana Menteri Turki mengusulkan agar kondisi darurat di negara ini diperpanjang hingga tiga bulan lagi.
Menurut laporan Reuters, memperingati setahun kudeta gagal melengserkan pemerintahan Ankara, Binali Yıldırım, Perdana Menteri Turki hari Jumat (14/7) mengusulkan kondisi darurat di negara ini diperpanjang hingga tiga bulan kedepan.
Masa penerapan kondisi darurat di Turki akan berakhir pekan depan.
Pemerintah Recep Tayyip Erdogan sejak kudeta gagal Juli 2016 lalu hingga kini memenjarakan lebih dari 130 ribu orang dan memecat mereka dari pekerjaannya.
Turki mengklaim Fethullah Gulen dengan membentuk kelompok yang menyebar di lembaga Yudikatif, militer, pendidikan dan pemerintah telah mengkoordinasi kudeta gagal, tapi Gulen menolak tuduhan tersebut.
Dikatakan bahwa dalam kudeta ini 249 orang tewas dan 193 lainnya cidera.