Disebut Sarang Teroris, Pakistan Peringatkan AS
-
Khawaja Muhammad Asif
Menteri Luar Negeri Pakistan memperingatkan pemerintah Amerika Serikat bahwa statemen pejabat Washington terkait berubahnya Islamabad, ibukota Pakistan menjadi sarang terorisme dapat mengganggu upaya perdamaian di kawasan.
IRNA (7/10) melaporkan, Khawaja Muhammad Asif, Menlu Pakistan dalam pidatonya di Washington memprotes statemen terbaru pejabat Amerika terkait kesempatan terakhir yang diberikan Washington kepada Islamabad untuk mengubah strategi dalam memerangi terorisme.
Asif menuturkan, Islamabad bertekad melanjutkan operasi pemusnahan seluruh tempat persembunyian teroris.
Menlu Pakistan juga menyinggung kekalahan Amerika dalam perang Afghanistan dan mengungkapkan, Amerika berusaha menutupi kekalahannya dengan menuduh Islamabad mendukung terorisme.
Donald Trump, Presiden Amerika, 21 Agustus 2017 lalu dalam kerangka strategi barunya terkait Pakistan dan Afghanistan, menuduh Pakistan menjadi tempat perlindungan yang aman bagi para teroris.
Tuduhan Trump itu spontan memicu protes keras dari pejabat Islamabad dan menimbulkan ketegangan di antara kedua negara. (HS)